SuaraSumsel.id - Tidur nyenyak adalah kondisi tidur yang berkualitas tinggi, di mana seseorang dapat memasuki fase tidur dalam (deep sleep) secara optimal tanpa gangguan, sehingga tubuh dan otak benar-benar beristirahat dan pulih.
Berikut adalah 5 jenis minuman yang baik dikonsumsi sebelum tidur untuk membantu kualitas tidur dan menenangkan tubuh:
1. Teh Chamomile
Teh chamomile terkenal dengan kandungan flavonoid yang memiliki efek menenangkan, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan rasa kantuk. Minuman ini juga bebas kafein sehingga aman diminum malam hari.
Teh chamomile membantu meningkatkan kualitas tidur Anda terutama karena kandungan antioksidan apigenin yang dimilikinya.
Apigenin ini bekerja dengan mengikat reseptor tertentu di otak yang berfungsi untuk mengurangi rasa cemas dan menimbulkan efek menenangkan, sehingga Anda bisa merasa lebih cepat mengantuk dan tidur lebih nyenyak.
Selain itu, teh chamomile juga dikenal dapat meredakan kecemasan dan insomnia, yang sering menjadi penyebab sulit tidur.
Dengan efek relaksasi pada sistem saraf, teh ini membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang sebelum tidur.
Teh chamomile juga bebas kafein, sehingga tidak mengganggu proses tidur seperti minuman berkafein lainnya.
Studi menunjukkan bahwa konsumsi teh chamomile secara rutin dapat memperpanjang durasi tidur dan meningkatkan kualitas tidur, serta mengurangi gejala depresi yang dapat memengaruhi pola tidur.
2. Susu Hangat
Susu hangat mengandung triptofan, asam amino yang meningkatkan produksi serotonin dan melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur. Susu juga memberikan rasa kenyang ringan yang membantu tidur lebih nyaman.
Kalsium dalam susu membantu relaksasi otot dan menenangkan sistem saraf pusat. Selain itu, kalsium juga berkontribusi dalam produksi melatonin, sehingga memperkuat efek menenangkan dan memudahkan masuk ke fase tidur yang dalam.
Lemak dalam susu membantu triptofan melintasi sawar darah-otak sehingga lebih efektif dalam merangsang produksi serotonin dan melatonin, yang mendukung proses tidur.
Minum susu hangat meningkatkan suhu tubuh sedikit, yang kemudian memicu mekanisme pendinginan tubuh.
Berita Terkait
-
8 Benda di Kamar Tidur yang Bisa Menghalangi Datangnya Jodoh Menurut Feng Shui
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
Perkuat Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Ekosistem OSS
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya
-
Bank Sumsel Babel Tawarkan 61 Objek Lelang Senilai Rp30 Miliar, Terbuka bagi Masyarakat
-
Water Bombing Rp100 Juta per Jam, Kalau Api di Konsesi Perusahaan Siapa yang Bayar?
-
Kabut Asap Palembang Makin Mengkhawatirkan, Sekolah Tetap Masuk Pukul 08.00 WIB
-
Rp100 Juta per Jam, Berapa Uang Negara Habis untuk Water Bombing Karhutla Sumsel?