Melihat tren pergerakan harga saat ini, para pedagang memperkirakan harga emas perhiasan masih berpotensi naik, terlebih jika harga emas dunia kembali menguat dalam beberapa pekan mendatang.
Para pembeli pun disarankan untuk terus memantau perkembangan harga emas, terutama bagi mereka yang berniat membeli emas sebagai investasi jangka panjang.
Harga Emas Dunia Anjlok
Harga emas dunia kembali menunjukkan tren penurunan tajam pada perdagangan 22 Juni 2025, membuat para pelaku pasar global waspada.
Setelah sempat bertahan di level US$3.400 per troy ons, harga emas terjun bebas hingga menyentuh kisaran US$3.382 per troy ons.
Penurunan ini menjadi sorotan karena mematahkan tren penguatan emas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sentimen negatif pasar dipicu oleh sejumlah faktor global, mulai dari penguatan dolar AS, rencana kenaikan suku bunga The Fed, hingga tensi geopolitik yang perlahan mereda.
Kondisi ini membuat investor berbondong-bondong melepas aset emas mereka demi mencari instrumen investasi yang lebih stabil.
Meski demikian, bagi sebagian kalangan justru momen anjloknya harga emas ini menjadi peluang emas—secara harfiah—untuk mulai mengoleksi logam mulia dengan harga lebih rendah.
Baca Juga: Lagi Tren! Kalung Pendant dengan Desain Modern yang Cocok untuk Semua Gaya
Namun, para analis memprediksi pergerakan harga emas ke depan masih akan fluktuatif, tergantung arah kebijakan ekonomi global dan kondisi geopolitik internasional.
Berita Terkait
-
Lagi Tren! Kalung Pendant dengan Desain Modern yang Cocok untuk Semua Gaya
-
15 Desain Kalung Choker Emas yang Wajib Kamu Coba untuk Gaya Kasual
-
Cincin Pave Lagi Naik Daun, Ini 5 Alasan Jadi Lambang Kemewahan Tak Lekang Waktu
-
Kenapa Perhiasan Emas Gelang Bangle Gak Pernah Ketinggalan Zaman? Ini 5 Rahasianya
-
Sudah 1.800 Lebih Jemaah Haji Sumsel Pulang, Diminta Karantina Mandiri 21 Hari
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang