SuaraSumsel.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka lelang barang sitaan hasil tindak pidana korupsi mulai Rabu (11/6), melalui sistem daring di situs resmi milik pemerintah, lelang.go.id.
Total sebanyak 81 lot barang dilelang, terdiri dari aset tidak bergerak seperti rumah hingga barang pribadi seperti ponsel dan pakaian.
Menurut Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, proses lelang ini merupakan bagian dari strategi KPK dalam optimalisasi pemulihan aset negara.
“Kami mengundang masyarakat untuk mengikuti lelang ini secara terbuka, karena hasilnya akan dikembalikan untuk kepentingan publik,” ujarnya dikutip dari keterangan pers di Jakarta.
Barang yang Dilelang, Dari Rumah Hingga Baju
Di antara daftar barang yang mencuri perhatian adalah rumah seluas 120 meter persegi yang berlokasi di Kompleks Kejaksaan Agung, dengan harga limit Rp1,5 miliar dan uang jaminan sebesar Rp700 juta.
Selain properti, KPK juga melelang sejumlah barang bergerak seperti HP iPhone 13 Pro Max 256GB dengan harga limit Rp8,819 juta serta kemeja lengan panjang berbahan kain sutra dengan harga limit hanya Rp5.700.
Variasi barang sitaan ini menunjukkan luasnya spektrum hasil sitaan KPK dari kasus-kasus korupsi, mulai dari barang mewah hingga benda bernilai simbolik.
Meski harga limitnya beragam, seluruh proses lelang tetap mengikuti ketentuan hukum dan prosedur negara.
Digelar Serentak di 12 Kota
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Lelang Tas Mewah Eks Koruptor 11 Juni, Ada Chanel hingga Louis Vuitton
Berdasarkan Katalog Lelang KPK yang dirilis pada hari yang sama, pelaksanaan lelang dilakukan serentak di 12 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), yakni:
KPKNL Jakarta III
KPKNL Bandung
KPKNL Bogor
KPKNL Yogyakarta
KPKNL Palembang
Berita Terkait
-
Catat Tanggalnya! Lelang Tas Mewah Eks Koruptor 11 Juni, Ada Chanel hingga Louis Vuitton
-
KPK Lelang Tas Mewah Loup Noir, Siapa Cepat Dia Dapat!
-
KPK Lelang Barang Sitaan 11 Juni 2025, Segini Harga Termurah
-
Bupati OKU Diperiksa KPK, Ini Pengakuan Teddy Meilwansyah Soal Kasus Korupsi PUPR
-
Kasus Suap Proyek di OKU: KPK Temukan Bukti Baru Usai Geledah Rumah Pejabat dan Kontraktor
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot
-
Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla
-
Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar
-
51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor
-
PTBA dan UGM Uji Pupuk Kalium Humat dari Batu Bara untuk Tingkatkan Hasil Panen