SuaraSumsel.id - Takbiran Idul Adha 1446 H dimulai pada Kamis, 5 Juni 2025, dan berlangsung hingga Senin, 9 Juni 2025. Selama periode ini, umat Islam dianjurkan untuk mengumandangkan bacaan takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.
Berikut panduan lengkap lafal takbiran Idul Adha dalam teks Arab, Latin, serta terjemahannya, disertai waktu pelaksanaan dan tips praktis untuk mengamalkannya.
Waktu Pelaksanaan Takbiran Idul Adha 1446 H
Takbiran Idul Adha dimulai sejak malam Hari Arafah yakni 9 Dzulhijjah dan berlanjut hingga hari Tasyrik terakhir yakni13 Dzulhijjah.
Berikut jadwalnya:
- Kamis, 5 Juni 2025 (9 Dzulhijjah): Malam takbiran dimulai setelah Maghrib.
- Jumat, 6 Juni 2025 (10 Dzulhijjah): Hari Raya Idul Adha.
- Sabtu, 7 Juni 2025 (11 Dzulhijjah): Hari Tasyrik pertama.
- Minggu, 8 Juni 2025 (12 Dzulhijjah): Hari Tasyrik kedua.
- Senin, 9 Juni 2025 (13 Dzulhijjah): Hari Tasyrik ketiga dan terakhir.
Selama periode ini, takbir dapat dikumandangkan di masjid, rumah, atau tempat umum lainnya.
Lafal Takbiran Idul Adha: Arab, Latin, dan Terjemahannya
1. Versi Pendek (Umum)
Arab:
اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Baca Juga: Selamat Datang Sumsel United! Sriwijaya FC Tak Lagi Sendiri di Liga 2
Latin:
Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu.
Artinya:
"Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah."
2. Versi Panjang (Lengkap)
Arab:
اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا. لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ، وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ. لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ. لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Latin:
Allāhu akbar kabīran, walhamdu lillāhi katsīran, wa subhānallāhi bukratan wa ashīlā. Lā ilāha illallāhu, walā na'budu illā iyyāhu, mukhlishīna lahud-dīna walau karihal-kāfirūn. Lā ilāha illallāhu wahdah, shadaqa wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzāba wahdah. Lā ilāha illallāhu, wallāhu akbar, Allāhu akbar wa lillāhil hamdu.
Artinya:
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Sinergi Holding UMi Dorong BRILink Mekaar Tembus Transaksi Rp3,52 Triliun
-
Makan Sepuasnya Murah, Ini 7 Restoran All You Can Eat di Palembang di Bawah Rp150 Ribu
-
Warga Empat Lawang Nikmati Fasilitas Baru dari CSR Bank Sumsel Babel di Hari Jadi Kabupaten
-
Martabak HAR vs Terang Bulan di Palembang: 7 Alasan Duel Kuliner Malam Ini Tak Pernah Mati
-
5 Tempat Makan Burgo dan Celimpungan Terenak di Palembang, Banyak yang Tak Punya Nama