Hal ini dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata lokal, termasuk peningkatan okupansi hotel, kunjungan ke objek wisata, dan pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.
Selain itu, konektivitas yang lebih baik juga membuka peluang bagi pelaku bisnis untuk menjalin kerja sama dengan mitra di Malaysia, memperluas pasar ekspor, dan menarik investasi asing ke Sumatera Selatan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyatakan dukungannya terhadap rencana ini dan siap memberikan fasilitas serta kemudahan yang dibutuhkan oleh AirAsia untuk merealisasikan penerbangan langsung tersebut. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayahnya.
Sementara itu, Eddy Krismeidi Soemawilaga dari AirAsia mengapresiasi dukungan Pemprov Sumsel terhadap rencana pembukaan kembali rute internasional.
“Kami merencanakan rute Kuala Lumpur–Palembang dan sebaliknya. Proses perizinan sudah kami ajukan ke Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan instansi terkait. Kami harap bisa mulai beroperasi pada September atau Oktober,” jelasnya.
Ia menambahkan, rute tersebut dipilih karena tingginya trafik dari Kuala Lumpur dan besarnya kontribusi wisatawan asal Malaysia ke Indonesia.
“Rute ini akan dilayani satu kali setiap hari,” ungkapnya.
General Manager PT Angkasa Pura I Cabang SMB II, R. Iwan Winaya Mahdar, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembukaan kembali layanan internasional tersebut.
“Semoga ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat Sumsel sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata,” ujarnya.
Baca Juga: PLN Umumkan Pemadaman Serentak di Palembang, Ini Daftar Wilayah Terdampak
Pembukaan rute penerbangan langsung antara Palembang dan Malaysia oleh AirAsia merupakan langkah strategis yang dapat memberikan berbagai manfaat bagi Sumatera Selatan. Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat, diharapkan rute ini dapat segera terealisasi dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pariwisata dan ekonomi di wilayah tersebut.
Berita Terkait
-
PLN Umumkan Pemadaman Serentak di Palembang, Ini Daftar Wilayah Terdampak
-
Profil dan Biaya Kuliah Universitas Bina Darma Saat Rektornya Berurusan dengan Hukum
-
5 Jurus Jitu Koperasi Merah Putih Bikin Pengrajin Songket Sumsel Go Digital
-
100 Hari Kerja Ratu Dewa-Prima Salam: Bangkitkan UMKM, Dorong Ekonomi Stabil
-
Liburan ke Luar Negeri Gak Harus Mahal! Ini 5 Destinasi Impian dengan Bujet Terbatas
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional