SuaraSumsel.id - Suasana haru dan bahagia seketika berubah menjadi kepanikan massal di Jalan Panca Usaha, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu pagi ini.
Seorang pengantin pria bernama Ahmad Anda (31) menjadi korban penyerangan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) sesaat sebelum melangsungkan akad nikah dan resepsi pernikahannya dengan sang calon istri, Parida.
Kejadian mengerikan tersebut berlangsung begitu cepat dan mengejutkan semua yang hadir. Ahmad baru saja turun dari mobil bersama keluarganya ketika empat pria yang belum diketahui identitasnya tiba-tiba muncul dan langsung menyerangnya menggunakan senjat4 tajam serta mengancam dengan senjat4 api.
Detik-detik Mencekam di Depan Lokasi Akad Nikah
Pagi itu, seperti pernikahan pada umumnya, keluarga besar Ahmad datang dalam suasana bahagia. Mobil yang mengangkut Ahmad dan keluarganya berhenti tepat di depan lokasi tempat acara akad dan resepsi akan berlangsung.
Namun sebelum sempat menjejakkan kaki ke pelaminan, Ahmad justru menjadi sasaran serangan mendadak.
"Begitu turun dari mobil, langsung ada empat orang nyerang. Mereka bawa parang dan satu orang kayaknya megang pistol. Orang-orang langsung teriak, panik semua," kata salah satu saksi mata di lokasi kejadian.
Dalam waktu hitungan detik, suasana di lokasi pernikahan berubah menjadi chaos. Para tamu berhamburan, perempuan menangis histeris, sementara sebagian kerabat mencoba membantu, namun ketakutan karena melihat pelaku membawa senjata api.
Korban Tak Sempat Melawan, Luka Parah di Kepala dan Tubuh
Baca Juga: Ngopi Jadi Gaya Hidup, Kedai Rumah Loer Palembang Kembali Ekspansi Usaha
Ahmad sama sekali tidak sempat memberikan perlawanan. Ia dihujani sabetan senjat4 tajam hingga mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan kaki.
Wajahnya berlumuran darah saat ditolong oleh warga dan keluarganya yang berani mendekat setelah para pelaku melarikan diri.
"Ahmad jatuh tersungkur, kami langsung bawa ke rumah sakit. Dia berdarah banyak, tapi masih sadar waktu dibawa," ungkap salah satu kerabat korban.
Ahmad kemudian dilarikan ke RSUD Bari Palembang untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga berita ini diturunkan, kondisi Ahmad disebut dalam perawatan serius namun stabil.
Motif Masih Misterius, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
Pihak kepolisian dari Polrestabes Palembang yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hingga saat ini, identitas dan motif pelaku masih belum diketahui.
Berita Terkait
-
Ngopi Jadi Gaya Hidup, Kedai Rumah Loer Palembang Kembali Ekspansi Usaha
-
Mengenal 17 Daerah di Sumatera Selatan: Dari Palembang hingga Musi Rawas Utara
-
Tragis! Pengantin Pria di Palembang Diserang OTK Sebelum Ijab Kabul, Nyaris Tewas
-
Harga Emas Antam dan Galeri24 di Palembang Naik Hari Ini, Cek Daftar Lengkapnya
-
Arista Hotel Palembang Buka Lowongan Chef, Ini Syarat dan Cara Daftarnya!
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Kotak Amal Masjid Bergiliran Dibobol, Uang Sedekah Jamaah Jadi Incaran Pencuri di Lahat
-
Sumur Minyak Rakyat Ilegal di Muba Kembali Terbakar, Kenapa Kebakaran Terus Berulang?
-
Detik-detik Pajero Terbakar di Tol Kayuagung-Palembang, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya
-
Update Harga Emas Hari Ini, Antam 1 Gram Rp2,66 Juta, Perhiasan Tembus Rp14,7 Juta per Suku
-
Peserta Latsarmil Koperasi Merah Putih Asal Baturaja Meninggal, Disebut Alami Henti Jantung