Para pemain akan dibagi menjadi empat tim dan kembali dipantau ketat oleh tim pelatih dan pemandu bakat yang sudah menilai performa mereka sejak awal turnamen.
Tim Seleksi Memantau Setiap Gerakan Pemain Muda
Tim seleksi EPA SFC U-20, yang dipimpin oleh mantan pemain Sriwijaya FC, Amirul Mukminin, juga menegaskan bahwa hasil akhir turnamen bukanlah tujuan utama.
"Yang kita lihat bukan siapa yang juara, tapi bagaimana kontribusi dan kualitas permainan tiap individu. Dari situ, kita bisa nilai siapa yang pantas lanjut ke tahap berikutnya," ujar Amirul.
Dengan pendekatan ini, turnamen ini lebih dari sekadar ajang persaingan antar tim, tetapi juga merupakan proses panjang untuk menemukan pemain-pemain berbakat yang bisa memberi kontribusi maksimal bagi klub kebanggaan Palembang ini.
Generasi Baru Elang Andalas Muda: Membangun Masa Depan Sriwijaya FC
Turnamen ini bukan hanya soal mencari pemain yang memiliki kemampuan teknis terbaik, tetapi juga mencari karakter dan mental juara yang diperlukan untuk memperkuat Sriwijaya FC U-20.
David dan tim seleksi berharap, generasi baru Elang Andalas Muda yang lahir dari turnamen ini dapat membawa Sriwijaya FC kembali ke puncak kejayaan sepak bola Indonesia, khususnya di Liga 2.
Proses seleksi yang panjang dan berlapis ini adalah cerminan dari komitmen Sriwijaya FC dalam membangun tim yang tak hanya berbakat, tetapi juga memiliki daya juang tinggi dan semangat pantang menyerah.
Baca Juga: Buru Bakat Muda Sumsel, EPA Sriwijaya FC U-20 Resmi Bergulir
Bagaimana menurut kalian mengenai kualitas muda Sriwijaya FC ini?
Tag
Berita Terkait
-
Buru Bakat Muda Sumsel, EPA Sriwijaya FC U-20 Resmi Bergulir
-
Manajemen Sriwijaya FC Buka Suara Soal Gaji Tertunggak: Ini Janji pada Pemain
-
Sriwijaya FC Bangkit, Semangat SFC Reborn Menatap Liga 2 2025/2026
-
Turnamen EPA U-20 Sriwijaya FC Hanya Terima 20 Tim, Ini Alasannya
-
Mimpi Jadi Pemain SFC? Ini Syarat Mudah Daftar EPA U-20 Untukmu!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Strategis dalam TPKAD Award 2026 Lewat Program Sultan Muda
-
Direktur Bus ALS Jadi Tersangka, Kasus Kecelakaan 19 Korban Naik ke Tahap Penyidikan
-
Bahlil Ngaku IPK Kuliahnya 2,75, Candaan soal Gelar Doktor Bikin Peserta Musda Tertawa
-
Beruang Liar Ngamuk di Muratara, Dua Petani Karet Diserang Berturut-turut
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif