"Kabupaten Musi Banyuasin memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah, sehingga wajar jika DBH-nya juga besar. Kami berharap seluruh program kerja hulu migas untuk tahun 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Bambang dengan penuh optimisme.
Komitmen Pemkab Muba untuk Pengembangan Migas
Bupati Muba, H M Toha, menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk terus bekerja sama dengan SKK Migas dalam memanfaatkan potensi besar sektor migas yang dimiliki Muba.
Ia menyampaikan pentingnya program kerja ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong perekonomian daerah.
"Kami berharap semua program kerja yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Migas adalah potensi luar biasa yang dapat memberikan kontribusi besar bagi perekonomian daerah dan pengembangan sumber daya manusia di Muba. Kami juga berharap hasil dari sektor migas ini dapat menyentuh langsung kehidupan masyarakat, melalui peningkatan infrastruktur dan berbagai program sosial," ujar Bupati Toha dengan penuh harapan.
Dalam kesempatan ini, turut hadir beberapa pejabat penting, antara lain Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Safe’i, GM Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 4 Zona 1 Djudjuwanto, GM Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 1 Tedjo Sumantri, serta sejumlah perwakilan dari perusahaan migas besar seperti Medco E&P Indonesia, Pertamina Hulu Rokan, dan lainnya.
Tak ketinggalan, sejumlah pejabat Pemkab Muba juga ikut hadir untuk mendukung diskusi tersebut, seperti Plt Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Ardiansyah, Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Erdiansyah, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Dengan adanya komitmen dari berbagai pihak, Bupati Muba berharap sektor migas dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Muba dan Sumatera Selatan secara keseluruhan.
Pemkab Muba berharap dapat memanfaatkan besarnya Dana Bagi Hasil yang diterima untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Ke depannya, Muba diharapkan mampu menjadi salah satu pusat pengembangan industri migas yang mendukung ketahanan energi di Indonesia.
Baca Juga: 4 Tahun Pacaran, Wanita di Palembang Dianiaya Saat Tagih Janji Nikah
Tag
Berita Terkait
-
4 Tahun Pacaran, Wanita di Palembang Dianiaya Saat Tagih Janji Nikah
-
Berawal dari Anak, Perkelahian Warga di Tulung Selapan OKI Berujung Maut
-
Mahasiswi 19 Tahun Dikeroyok di Kos, Dua Pelaku Ternyata Anak DPRD
-
Hari Pertama Keberangkatan, Calon Haji Palembang Kedapatan Bawa Pisau Dapur
-
Berbahaya, Mobil Pengangkut Sampah Tak Layak Masih Aktif di Palembang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara