SuaraSumsel.id - Pertemuan strategis yang digelar pada Senin (5/5/2025) itu menjadi momentum penting bagi masa depan energi dan ekonomi Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Bupati Muba, H M Toha, menyambut langsung audiensi dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama para pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Muba di Kantor Perwakilan Muba, Sumatera Selatan (Sumsel).
Dalam suasana penuh antusiasme dan komitmen, diskusi berfokus pada roadmap program kerja hulu migas tahun 2025, mencakup kegiatan eksplorasi, pengeboran, hingga proyek strategis lain yang akan menopang ketahanan energi sekaligus kesejahteraan masyarakat lokal.
Kehadiran para petinggi SKK Migas dan KKKS menunjukkan keseriusan kolaborasi lintas sektor dalam menggali potensi sumber daya alam Muba yang sangat melimpah.
Dengan Dana Bagi Hasil (DBH) migas yang mencapai Rp674 miliar—terbesar se-Sumatera Selatan—Muba bukan hanya menjadi lumbung energi nasional, tetapi juga tumpuan harapan bagi peningkatan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, dan pembangunan infrastruktur berbasis energi yang inklusif.
Bupati H M Toha menegaskan, kemitraan erat ini akan terus diperkuat demi menjamin agar setiap tetes minyak yang keluar dari bumi Muba dapat membawa manfaat sebesar-besarnya bagi rakyatnya.
Dalam audiensi yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif, Kepala Departemen Operasi SKK Migas Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto, memaparkan dengan rinci rencana strategis program kerja hulu migas yang akan dijalankan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sepanjang tahun 2025.
Ia menjelaskan bahwa SKK Migas bersama para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) telah merancang sejumlah agenda penting yang bertujuan menggali lebih dalam potensi energi migas di wilayah tersebut.
Di antaranya adalah pelaksanaan empat kegiatan seismik, yang merupakan proses pemetaan bawah permukaan bumi guna mengidentifikasi cadangan migas baru secara akurat.
Baca Juga: 4 Tahun Pacaran, Wanita di Palembang Dianiaya Saat Tagih Janji Nikah
Selain itu, akan dilakukan tiga pengeboran sumur eksplorasi sebagai langkah awal penemuan cadangan baru, dan dilanjutkan dengan 24 sumur pengeboran eksploitasi untuk memaksimalkan produksi dari cadangan yang telah teridentifikasi.
Tak hanya itu, terdapat pula empat proyek tambahan yang akan memperkuat infrastruktur dan efektivitas operasional di kawasan migas Muba.
Menurut Bambang, seluruh rangkaian program ini dirancang bukan hanya untuk menopang ketahanan energi nasional, tetapi juga untuk menghadirkan multiplier effect bagi perekonomian lokal, mulai dari terbukanya lapangan kerja hingga peningkatan penerimaan daerah melalui Dana Bagi Hasil (DBH).
“Dengan sinergi kuat bersama Pemkab Muba, kami optimistis seluruh program ini bisa dijalankan secara optimal dan membawa dampak positif bagi masyarakat,” tegas Bambang.
Bambang Dwi Djanuarto juga menyoroti prestasi penting bagi Kabupaten Muba, yaitu Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima sebesar Rp 674 miliar, menjadikannya terbesar di antara 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan.
Angka ini mencerminkan besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Muba, khususnya dalam sektor migas.
Tag
Berita Terkait
-
4 Tahun Pacaran, Wanita di Palembang Dianiaya Saat Tagih Janji Nikah
-
Berawal dari Anak, Perkelahian Warga di Tulung Selapan OKI Berujung Maut
-
Mahasiswi 19 Tahun Dikeroyok di Kos, Dua Pelaku Ternyata Anak DPRD
-
Hari Pertama Keberangkatan, Calon Haji Palembang Kedapatan Bawa Pisau Dapur
-
Berbahaya, Mobil Pengangkut Sampah Tak Layak Masih Aktif di Palembang
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan
-
UIN Raden Fatah Gandeng Alunjiva dan Kedutaan Inggris Gelar Workshop AI for Journalism
-
Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya
-
Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt
-
Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas