1. Meningkatkan Pariwisata
Dengan dibukanya kembali jalur penerbangan internasional, diharapkan lebih banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Palembang, menikmati keindahan budaya, sejarah, dan kuliner khas Bumi Sriwijaya.
Memperkuat Ekonomi Daerah
Akses penerbangan internasional akan memperlancar aktivitas perdagangan, membuka peluang ekspor produk lokal, dan menarik investasi asing.
2. Meningkatkan Mobilitas Global
Masyarakat Palembang dan sekitarnya kini lebih mudah untuk bepergian ke luar negeri tanpa harus transit di kota lain, sehingga menghemat waktu dan biaya.
3. Mendorong Pertumbuhan Infrastruktur
Status internasional memacu perbaikan fasilitas bandara, peningkatan layanan penumpang, serta pengembangan kawasan sekitar bandara menjadi pusat ekonomi baru.
Dalam SK terbaru ini juga ditegaskan bahwa dengan berlakunya keputusan tersebut, maka Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 146 Tahun 2024 tentang Penetapan Bandar Udara Domestik resmi dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.
Bandara SMB II kini secara resmi mendapatkan kembali haknya untuk melayani penerbangan internasional.
Baca Juga: Sinergi dan Inovasi Ekonomi Syariah di SYAFARI 2025 Sumatera Selatan
Kembalinya status internasional ini menjadi awal baru bagi Palembang untuk semakin menunjukkan eksistensinya di kancah nasional maupun global. Dengan potensi wisata seperti Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, hingga kuliner legendaris pempek, Palembang memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi destinasi internasional yang menarik.
Selain itu, masyarakat pun diharapkan turut menjaga dan mendukung kemajuan ini, dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelayanan, keamanan, dan kenyamanan di lingkungan bandara dan kota Palembang.
Berita Terkait
-
Sinergi dan Inovasi Ekonomi Syariah di SYAFARI 2025 Sumatera Selatan
-
Belanja Hemat, Susu dan Perlengkapan Balita Diskon Besar di Indomaret
-
Sumsel Memukau! 5 Alasan Swarna Songket 2025 Jadi Incaran Pecinta Kain
-
Peluang Emas Investasi di Sumatera Selatan, Ini Daerah Paling Menjanjikan
-
Kejuaraan Tenis Meja IPL Youth Zona 1 Sumatera 2025: Bangkitkan Semangat Muda
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
Thai Street Buka Outlet Terluas di Indonesia di Palembang Icon Mall, Ada Tom Yum hingga Mango Sticky
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?