Optimalisasi Jaringan di Titik-Titik Padat dan Destinasi Wisata
Indosat juga melakukan optimalisasi di berbagai titik strategis di Sumatera Selatan yang diprediksi mengalami lonjakan trafik saat libur Lebaran, seperti Stasiun Kertapati, Terminal Alang-alang Lebar, Bandara SMB II, hingga kawasan wisata seperti Pagar Alam dan Danau Ranau.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Indosat menambah kapasitas jaringan dengan 9.600 site baru, termasuk 1.500 BTS baru dan 53 Mobile BTS yang disebar di berbagai daerah, termasuk beberapa titik di Sumsel.
Dari seluruh wilayah Sumatra, Metro-Kotabumi yang mencakup bagian dari Sumatera Selatan dan Lampung menjadi wilayah dengan lonjakan trafik tertinggi, yakni mencapai 40 persen.
Wilayah Baturaja menyusul dengan kenaikan lebih dari 30 persen, dan Bandar Lampung juga mengalami peningkatan signifikan.
Sementara itu, untuk wilayah Sumatera bagian Tengah dan Utara, Padang (30,2%), Jambi, dan Pekanbaru mencatatkan peningkatan, diikuti oleh Padang Sidempuan dan Aceh di wilayah Sumut dengan kenaikan hingga 36 persen.
“Bagi kami, ini bukan sekadar pekerjaan teknis, tapi juga ibadah,” tutur Samsul, menyimpulkan semangat para petugas jaringan.
“Ketika keluarga di desa bisa video call dengan anaknya di Jakarta tanpa buffering, atau saat para pemudik bisa berbagi perjalanan mereka lewat media sosial, di situlah kami merasa tugas kami benar-benar berarti,” sambungnya.
Indosat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan digital yang berkualitas tinggi di seluruh Indonesia, termasuk daerah-daerah penyangga seperti Sumatera Selatan.
Baca Juga: Momen Haru 305 Lansia Indralaya Resmi Diwisuda, Ini Kisah di Baliknya
Lebaran mungkin telah usai, namun semangat untuk menghubungkan keluarga dan memperkuat koneksi digital masyarakat terus menyala.
Indosat tidak hanya membangun jaringan, tetapi juga membangun kepercayaan dan koneksi antarmanusia.
Berita Terkait
-
Momen Haru 305 Lansia Indralaya Resmi Diwisuda, Ini Kisah di Baliknya
-
Helmy Yahya Resmikan AKKSI Sumsel: Misi Bangun Palembang Dengan Konten Positif
-
Sempat Gandeng RK, Kini Herman Deru Siapkan Rp100 Miliar Bangun Pasar Cinde
-
Pembelian Emas di Palembang Dibatasi, Harga Tembus Rekor Rp10,8 Juta per Suku
-
Sindir Willie Salim? Dulmuluk Palembang Usung Kisah Rendang Hilang
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Laba Rp57,13 Triliun, BRI Salurkan Dividen Besar Kepada Pemegang Saham
-
Palembang Banjir Lagi di Hari Bumi 2026, Wali Kota Pernah Dinyatakan Bersalah Soal Banjir
-
Gawat! 3 Tahanan Narkoba Kabur dari Rutan Baturaja Usai Sidang, Lepas Borgol Pakai Kawat
-
Siapa Ferizka Utami? Sosok Asal Palembang di Balik Video Totok Daun Sirih pada Bayi Menangis
-
Aksi Jambret di Depan Palembang Icon Berujung Apes, Korbannya Ternyata Polisi