Tasmalinda
Jum'at, 04 April 2025 | 16:14 WIB
Ilustrasi jambret, Ibu Rumah tangga jadi korban jambret di Palembang, Sumatera Selatan [ANTARA]

"Saya benar-benar tidak menyangka kejadian ini terjadi begitu cepat. Saya harap polisi bisa segera menangkap pelakunya," ucapnya dengan nada masih dipenuhi kecemasan.

ilustrasi jambret yang lari setelah mengambil kalung emas ibu rumah tangga di Palembang

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama saat berada di tempat umum, karena kejahatan bisa terjadi kapan saja tanpa diduga.

Dengan nada penuh harap, Siti Karlila hanya bisa menanti kabar baik dari pihak kepolisian yang kini tengah berupaya mengungkap identitas pelaku.

Kehilangan tiga suku kalung emas bukan sekadar kerugian materi, tetapi juga meninggalkan rasa trauma yang mendalam.

Ia berharap laporan yang telah dibuatnya dapat segera membuahkan hasil, sehingga pelaku bisa ditangkap dan tidak ada lagi korban berikutnya.

"Kalau ditotal, nilai kalung emas itu sekitar Rp26 juta. Saya hanya ingin pelakunya segera diamankan agar kejadian seperti ini tidak terulang," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Pihak kepolisian telah menerima laporan Siti dan mengklasifikasikan kasus ini sebagai tindak pidana Pencurian Biasa sesuai Pasal 362 KUHP.

Unit Reskrim Polrestabes Palembang kini bekerja keras untuk mengumpulkan bukti dan menelusuri jejak pelaku. Rekaman CCTV yang berhasil merekam aksi penjambretan di lokasi kejadian menjadi petunjuk utama dalam penyelidikan.

Dengan bukti yang ada, diharapkan aparat dapat segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku sebelum ia kembali beraksi.

Baca Juga: Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang

Peristiwa ini menjadi alarm bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap aksi kejahatan jalanan.

Penjambretan bisa terjadi dalam hitungan detik dan kerap menyasar korban yang lengah.

Oleh karena itu, warga diimbau untuk lebih berhati-hati saat membawa atau mengenakan barang berharga, terutama di lokasi-lokasi rawan.

Kesadaran dan kewaspadaan tinggi menjadi langkah pertama dalam mencegah diri dari menjadi korban kejahatan yang meresahkan ini.
  

Load More