SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota Palembang menargetkan pertumbuhan ekonomi hanya sebesar 5,3 persen dalam lima tahun ke depan.
Target ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi kota ini dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.
Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si, menegaskan bahwa meskipun angka tersebut tampak moderat, kebijakan yang akan diambil tetap berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan.
Pernyataan ini disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 dan Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 pada Selasa (18/3/2025).
Fokus pada Pelayanan Publik dan Sektor Produktif
Ratu Dewa menekankan bahwa arah pembangunan ke depan tidak hanya soal angka pertumbuhan ekonomi, tetapi bagaimana kebijakan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Oleh karena itu, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama.
"Pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur harus dipastikan berjalan optimal. Tidak hanya sekadar program, tetapi benar-benar bisa dinikmati masyarakat secara nyata," ungkapnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya mengoptimalkan potensi sektor produktif, terutama UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Baca Juga: Waktu Imsak dan Buka Puasa di Palembang, Banyuasin dan Ogan Ilir pada 19 Maret 2025
Palembang sebagai kota wisata sejarah dan budaya memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor jasa dan perdagangan.
Strategi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
Dengan target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen, Pemkot Palembang mengadopsi sejumlah strategi, di antaranya:
- Meningkatkan Investasi
Pemkot akan memperkuat iklim investasi dengan memberikan kemudahan perizinan, insentif pajak bagi investor strategis, serta mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung bisnis. - Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif
UMKM menjadi tulang punggung perekonomian lokal. Pemerintah akan memberikan akses permodalan yang lebih luas, meningkatkan pelatihan keterampilan bagi pelaku usaha, serta membuka jalur pemasaran lebih luas, baik secara digital maupun konvensional. - Optimalisasi Sektor Pariwisata
Sebagai kota bersejarah, Palembang akan terus mengembangkan potensi wisatanya. Pemerintah akan memperkuat promosi wisata, memperbaiki akses ke destinasi wisata, serta menggelar lebih banyak event budaya dan olahraga berskala nasional dan internasional.
Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan
Infrastruktur menjadi kunci dalam menciptakan konektivitas yang lebih baik. Pemkot akan memastikan proyek-proyek pembangunan jalan, transportasi publik, dan fasilitas kota lainnya berjalan lancar demi mendukung aktivitas ekonomi.
Tantangan dan Harapan
Ratu Dewa mengakui bahwa mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen bukan perkara mudah, mengingat berbagai tantangan seperti fluktuasi ekonomi global, inflasi, dan ketergantungan pada sektor perdagangan dan jasa yang masih membutuhkan penguatan lebih lanjut.
Meski demikian, ia tetap optimistis bahwa dengan kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Palembang bisa terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi warganya.
"Dengan kebijakan yang matang dan implementasi yang tepat, pembangunan lima tahun ke depan harus benar-benar memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat," pungkasnya.
Dengan strategi yang terukur dan kolaborasi yang kuat, diharapkan Palembang bisa mempertahankan daya saingnya sebagai salah satu kota utama di Sumatera, meskipun menghadapi tantangan dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Tantangan dan Harapan
Ratu Dewa mengakui bahwa mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen bukan perkara mudah, mengingat berbagai tantangan seperti fluktuasi ekonomi global, inflasi, dan ketergantungan pada sektor perdagangan dan jasa yang masih membutuhkan penguatan lebih lanjut.
Meski demikian, ia tetap optimistis bahwa dengan kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Palembang bisa terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi warganya.
"Dengan kebijakan yang matang dan implementasi yang tepat, pembangunan lima tahun ke depan harus benar-benar memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat," pungkasnya.
Dengan strategi yang terukur dan kolaborasi yang kuat, diharapkan Palembang bisa mempertahankan daya saingnya sebagai salah satu kota utama di Sumatera, meskipun menghadapi tantangan dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Tag
Berita Terkait
-
Waktu Imsak dan Buka Puasa di Palembang, Banyuasin dan Ogan Ilir pada 19 Maret 2025
-
Waktu Buka Puasa di Palembang, Lubuklinggau, Prabumulih, Pagar Alam pada 18 Maret 2025
-
Stadion Bumi Sriwijaya Berusia 55 Tahun Bertransformasi: Kini Berstandar FIFA
-
HIPMI Palembang Gelar Muscab XV, Ini Nama yang Maju Jadi Calon Ketua
-
Sumsel Bedah 5.815 Rumah Tak Layak Huni, 2.500 Unit Rampung dalam 100 Hari
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
Terkini
-
Dari 4 Jam ke 1 Jam: Rahasia Konektivitas Baru Sumsel yang Bergantung pada Jembatan Musi V
-
PTBA Gelar Seleksi Psikotes Bersama UT School, Targetkan Mekanik dan Operator Berkualitas
-
10 Fakta Kebakaran Kertapati Palembang, Terjadi Saat Cuaca Mendung dan Gang Sempit
-
Menjaga Identitas Kota, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dipertanyakan Ketepatan Makna
-
Hadirkan QRIS Tap di BRImo, BRI Permudah Pembayaran TransJakarta Tanpa Kartu Fisik