SuaraSumsel.id - Sumatera Selatan (Sumsel) kini berada dalam kondisi darurat tawuran! Aksi kekerasan antar kelompok remaja kembali terjadi di beberapa wilayah, memakan korban jiwa. Dalam rentang waktu kurang dari dua minggu, tiga remaja menjadi korban dalam peristiwa tawuran di Palembang dan Banyuasin.
Terbaru, seorang remaja berinisial RS (16) tewas mengenaskan dalam bentrokan di SPBU Desa Durian Daun, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, pada Rabu (5/3/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.
RS mengalami luka tikaman di perut, dada, serta luka di kepala akibat serangan brutal. Tawuran ini diduga terjadi antara dua kelompok remaja yang bertemu di lokasi tersebut saat tengah konvoi menggunakan sepeda motor.
"Dugaan awal ini tawuran. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif dan pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Banyuasin, AKP Teguh Prasetyo.
Palembang Mencekam: Tawuran Berujung Kematian dan Peluru Nyasar
Sebelumnya, Palembang juga diguncang dua insiden tawuran mengerikan yang berujung kematian. Tawuran yang berawal dari saling ejek di media sosial Instagram berujung maut bagi RP (15), warga Surya Sakti, Kelurahan Sukarami, Palembang. Remaja tersebut meregang nyawa akibat luka bacok di kepala dan tubuhnya setelah bentrokan di Kuburan Cina, Kecamatan Sako, pada Minggu (23/2/2025) pukul 04.00 WIB.
Polisi berhasil menangkap dua pelaku utama, M Tri Hanggara Al Brokah alias Alba (18) dan VR (17), serta menyita senjata tajam jenis celurit dan colbek sepanjang 1,5 meter.
"Motifnya hanya saling ejek di Instagram hingga sepakat tawuran. Satu pelaku lainnya masih kami buru," ujar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono.
Bentrokan antar kelompok remaja di Jembatan Ogan, Kecamatan Kertapati, semakin mengerikan dengan adanya penggunaan senjata api. Seorang remaja berinisial A (15) tiba-tiba tersungkur terkena peluru yang bersarang di tubuhnya.
Baca Juga: Palembang Darurat Tawuran! Satu Remaja Tewas Dibacok, Satu Orang Tertembak
"Kami masih menyelidiki asal proyektil ini, apakah dari senjata api rakitan atau bukan," kata Kombes Pol Harryo.
Akibat luka tembak tersebut, A harus menjalani perawatan intensif di RS Bari Palembang. Polisi kini tengah mendalami apakah insiden ini merupakan salah sasaran atau ada motif lain di balik penembakan tersebut.
Darurat Tawuran, Apa Solusinya?
Gelombang tawuran yang terus terjadi di Sumsel menjadi alarm bagi semua pihak. Akar permasalahan, mulai dari provokasi di media sosial hingga geng motor yang kerap bentrok, harus segera ditindak tegas.
Pihak kepolisian berjanji akan memperketat pengawasan dan menindak para pelaku tawuran yang meresahkan masyarakat. Namun, peran orang tua dan lingkungan pendidikan dan sekolah juga sangat penting untuk mencegah remaja terjerumus dalam aksi kekerasan ini.
Akankah tragedi tawuran ini terus berulang? Atau sudah saatnya langkah solutif diambil sebelum lebih banyak nyawa melayang?
Berita Terkait
-
Palembang Darurat Tawuran! Satu Remaja Tewas Dibacok, Satu Orang Tertembak
-
Ngeri! Tawuran di Palembang Pakai Senjata Api, Remaja 15 Tahun Tertembak
-
Wisata Menara Ampera Ditutup! Ini Alasan Pemkot Palembang Stop Operasionalnya
-
Jadwal Buka Puasa 5 Maret 2025 untuk Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir
-
Jadwal Imsakiyah 5 Ramadan 1446 Hijriah di Palembang, Banyuasin, dan Ogan Ilir
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Golkar Sumsel Bersiap Gelar Musda, Mampukah Partai Kembalikan Kekuatan Politiknya?
-
Semen Baturaja Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar, Perkuat Ketahanan Energi Industri
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang