Saat memasuki tahun 2024, harapan akan adanya jalan tol Palembang-Betung sempat membuncah setelah mendengar berbagai pemberitaan di media. Namun, kenyataan berkata lain. Pembangunan tol itu belum mencapai simpang Betung, sehingga jalur macet tahunan itu masih harus dilalui.
"Saya benar-benar berharap tol di simpang Betung segera dibuka tahun ini, agar tak lagi merasakan kemacetan yang seperti tiada akhirnya," ungkapnya dengan nada penuh harap.
Akibat kemacetan yang sulit diprediksi, Raka bahkan terpaksa menunda keberangkatannya sehari lebih lambat dari jadwal yang direncanakan. Beruntung, anak-anaknya telah lebih dulu berangkat menggunakan jalur udara, sehingga ia bisa lebih fokus menghadapi perjalanan darat yang panjang dan melelahkan.
"Membawa mobil saat mudik memang punya kelebihan tersendiri, terutama untuk mobilitas silaturahmi di kampung halaman. Tapi konsekuensinya, ya harus siap mental menghadapi macet," ujarnya.
Menurut Raka, bagi pemudik yang membawa kendaraan pribadi, kesiapan mental adalah kunci utama. "Bukan hanya soal ketidakpastian waktu tempuh, tapi juga kepastian bahwa macet akan selalu ada, apalagi kalau terjadi kecelakaan atau ada kendaraan mogok," katanya.
Simpang Betung bukan sekadar jalur biasa tetapi sudah menjadi legenda kemacetan yang seolah tak pernah memiliki solusi pasti.
Saking parahnya, ia bahkan menyebut jalur lintas timur di simpang Betung sebagai "jalur maut" bagi pemudik. Bukan karena medan terjal atau kondisi ekstrem, melainkan karena kepastian terjebak macet yang bisa berlangsung selama berjam-jam.
"Mungkin lebih tepat disebut jalur maut macet. Sudah jadi langganan tahunan, dan kita semua hanya bisa pasrah," akunya.
Pemerintah tengah bersiap menghadapi gelombang besar pemudik yang diprediksi memadati jalur darat, laut, dan udara menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa dan Doa Berbuka untuk Banyuasin pada 3 Maret 2025
Berdasarkan analisis terbaru, puncak arus mudik diperkirakan terjadi antara 28 hingga 30 Maret 2025, dengan jumlah pemudik yang diprediksi menembus angka lebih dari 100 juta orang, yang dinilai menjadi sebuah lonjakan signifikan yang menuntut persiapan ekstra dari berbagai pihak.
Untuk memastikan perjalanan pemudik berlangsung lancar dan aman, aparat kepolisian telah menyiapkan strategi khusus guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas serta potensi hambatan di jalur utama.
Pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung terus dikebut dengan pembagian pekerjaan menjadi tiga seksi utama, yaitu Seksi I Palembang-Rengas sepanjang 21,5 km, Seksi II Rengas-Pangkalan Balai sepanjang 33 km, dan Seksi III Pangkalan Balai-Betung sepanjang 14,69 km.
Jalan tol ini dirancang memiliki empat Simpang Susun (SS) dan Gerbang Tol (GT) yang tersebar di Gandus, Rengas, Pulau Rimo, dan Pangkalan Balai, guna mempermudah akses bagi pengguna jalan.
Selain mempercepat waktu tempuh bagi pemudik dan pengguna harian, kehadiran tol ini juga diharapkan menjadi jalur strategis untuk kelancaran distribusi logistik. Komoditas unggulan Sumatera seperti karet, kelapa sawit, dan hasil pertanian lainnya akan lebih mudah diangkut ke berbagai daerah tanpa terkendala kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama.
Perusahaan Hutama Karya sebagai pelaksana pekerjaan menjelaskan bahwa proyek ini memiliki target penyelesaian bertahap.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Buka Puasa dan Doa Berbuka untuk Banyuasin pada 3 Maret 2025
-
Tol Palembang-Betung Belum Tuntas, Simpang Betung Masih Jadi Momok Mudik!
-
Pusri dan Perjuangan Petani Sumsel: Mengurai Tantangan, Membangun Ketahanan
-
Menyamar Jadi Pembeli, Komplotan Rampok Gasak Rp 800 Juta di Musi Banyuasin
-
Populasi Ikan Terancam! Pertamina dan Pemkab Banyuasin Galakkan Konservasi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Siap Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perkuat Kredit Produktif
-
Sebulan Beroperasi, KA Rajabasa Ekonomi Premium Layani 66.521 Penumpang, Hubungkan Sumsel-Lampung
-
Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang Merembet, Wali Kota dan Wawako Bisa Diperiksa
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Tapi 870 Ribu Warga Masih Hidup di Bawah Garis Miskin