SuaraSumsel.id - Malam ini, umat Muslim di berbagai daerah, termasuk Palembang dan sekitarnya, bersiap melaksanakan salat tarawih perdana menyambut bulan suci Ramadan. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu jalannya ibadah.
Hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprediksi melanda sejumlah wilayah di Sumatera Selatan mulai dengan kemungkinan berlanjut hingga malam hari.
Berdasarkan laporan BMKG, daerah yang berpotensi terdampak meliputi Kota Palembang, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, Muara Enim, dan berbagai wilayah lainnya. Dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati, terutama bagi jemaah yang akan melaksanakan Salat Tarawih di masjid atau mushala.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkini mengenai kondisi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Berikut update cuaca di Sumatera Selatan (Sumsel) pada malam ini, jika akan menggelar sholat tarawih:
UPDATE Peringatan Dini Cuaca Sumatera Selatan tgl 28 Februari 2025 pkl 15:20 WIB masih berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang pada pkl. 15:50 WIB di
Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan: Danau Ranau, Banding Agung, Buay Sandang Aji, Buay Runjung, Mekakau Ilir, Runjung Agung, Sungai Are, Sindang Danau,
Kabupaten Ogan Komering Ulu: Baturaja Timur, Ulu Ogan, Lengkiti, Sinar Peninjauan, Lubuk Raja, Kedaton Peninjauan Raya,
Kabupaten Ogan Komering Ilir: Tulung Selapan, Sungai Menang, Cengal, Pangkalan Lampam,
Kabupaten Muara Enim: Semende Darat Tengah,
Baca Juga: Tari Melayu Sumsel Punya Ciri Khas! Workshop Ini Kenalkan Teknik Aslinya
Kabupaten Lahat: Kota Agung, Pulaupinang, Lahat, Pseksu, Merapi Selatan,
Kabupaten Musi Rawas: Stl Ulu Terawas, Selangit,
Kabupaten Musi Banyuasin: Sungai Lilin, Keluang, Bayung Lencir, Lalan, Tungkal Jaya, Babat Supat,
Kabupaten Banyuasin: Banyuasin Ii, Pulau Rimau, Talang Kelapa, Tanjung Lago, Tungkal Ilir,
Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur: Belitang, Buay Pemuka Peliung, Madang Suku Ii, Madang Suku I, Semendawai Suku Iii, Madang Suku Iii, Buay Pemuka Bangsa Raja,
Kabupaten Ogan Ilir: Muara Kuang, Rambang Kuang,
Kabupaten Empat Lawang: Ulu Musi, Tebing Tinggi, Talang Padang, Saling,
Berita Terkait
-
Tari Melayu Sumsel Punya Ciri Khas! Workshop Ini Kenalkan Teknik Aslinya
-
Cuaca Sumsel Hari Ini: Hujan di Banyak Wilayah, Simak Prakiraannya!
-
Hari ke-6 Retret Kepala Daerah, Gubernur Sumsel Herman Deru Simak Paparan Wapres RI
-
Misi Besar 2025, Sumsel Jadikan Kopi Sriwijaya Terkenal di Panggung Dunia
-
Palembang Jadi Kandang Penentu! Palembang BSB Lolos ke Final Four 7 Poin
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan