SuaraSumsel.id - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, berjanji akan fokus menjaga peran daerah sebagai penyangga pangan nasional dalam seratus hari masa kerjanya setelah dilantik. Target ambisius yang dicanangkan adalah menggenjot produksi beras hingga mencapai 3 juta ton per tahun.
Herman Deru dan Wakilnya, Cik Ujang, resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto dalam acara pelantikan serentak yang diikuti oleh 961 kepala daerah pemenang Pilkada 2024 di Jakarta pada hari Kamis (20/2/2025). Dengan komitmen yang kuat, Herman Deru bertekad mewujudkan janji-janji kampanye dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional.
"Tentunya kami punya janji dalam 100 hari ke depan, sebagai provinsi ke-5 yang menjadi penyangga pangan nasional Sumsel ini sudah memiliki pondasi yang baik. Kami pun memiliki tanggung jawab, apalagi pusat sudah dengan tegas mengatakan stop impor," kata Herman Deru.
Produksi beras Sumsel menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2021, Sumsel mampu memproduksi 2,55 juta ton beras, yang meningkat menjadi 2,77 juta ton pada tahun 2022, dan 2,83 juta ton pada tahun 2023. Pada tahun 2024, produksi beras diperkirakan mencapai 2,84 juta ton, mengalami kenaikan sebesar 0,35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Saat ini Sumsel sudah sangat siap dengan infrastruktur pertaniannya sehingga bisa menjadi andalan negara untuk suplai beras dan jagung. Adapun tiga kabupaten penyangga yakni Banyuasin, Ogan Komering Ulu Timur dan Ogan Komering Ilir.
Sumsel yang memiliki 17 kabupaten dan kota tentunya setiap daerah berkeinginan dianakemaskan. Terkadang, di setiap daerah itu memiliki persoalan yang berbeda-beda pula. Menurutnya, di sinilah peran dari kepala daerah untuk menyatukan, yakni bagaimana menyelesaikan masalah sembari mengangkat potensi masing-masing daerah, karena yang dimiliki demikian beragam, seperti pangan, pariwisata, migas, dan batubara.
"Kunci harus kompak antarbupati dan gubernur. Pilkada sudah selesai, bupati dan wali kota sudah terpilih jadi kita bersama-sama bangun Sumsel," kata dia.
Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura setempat menargetkan produksi beras mencapai 3 juta ton pada tahun 2025 ini.
Untuk itu, mantan Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur ini mengajak semua pihak untuk bekerja sama, bahu-membahu dalam membangun Sumsel sesuai dengan tagline yang selama ini didengungkannya "Sumsel Maju untuk Semua".
Baca Juga: Pelantikan 17 Kepala Daerah Baru di Sumsel: Era Baru Kepemimpinan Dimulai
Setelah pelatikan ini, Herman Deru dan Cik Ujang dijadwalkan mengikuti Retret (pembekalan) sebagai kepala daerah di Akademi Militer Magelang selama satu pekan ke depan.
Berita Terkait
-
Pelantikan 17 Kepala Daerah Baru di Sumsel: Era Baru Kepemimpinan Dimulai
-
Cuaca Kamis di Sumsel: Cerah Berawan Pagi, Hujan Siang dan Sore
-
Pelantikan Herman Deru: Komitmen Pembangunan dan Infrastruktur Sumatera Selatan
-
Ulat Ditemukan di Makanan Program MBG, Sejumlah Siswa Dilarikan ke Puskesmas
-
Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Besar Sumsel, Waspada Cuaca Ekstrem
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel
-
Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
-
Kronologi Kematian Brigadir EWS, Ditemukan Tewas di Rumah Kos hingga 13 Saksi Diperiksa
-
Komisaris Utama Pertamina Apresiasi Kesiapan Kilang Plaju Jadi Pelopor Green Refinery