SuaraSumsel.id - Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Sumatera Selatan (Sumsel) menegaskan bahwa perayaan Imlek 2025 menjadi momen penting untuk mempererat tali persaudaraan dan persahabatan antar-sesama. Pembina Matakin Sumsel, Sutopo Sjahudin, dalam acara open housenya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Imlek sebagai ajang memperkuat hubungan sosial demi menciptakan suasana yang harmonis di tengah keberagaman.
Untuk itu, pihaknya menggelar open house sebagai wujud nyata silaturahmi, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang turut hadir dan menikmati sajian khas Palembang seperti pempek, kue lapis, serta mie yang melambangkan harapan panjang umur.
Suasana penuh kehangatan pun terasa, dengan kehadiran warga dari berbagai agama, termasuk umat Muslim, yang turut serta dalam perayaan ini. "Mari dalam momen Imlek 2025 ini kita jalin silaturahmi, meningkatkan tali persahabatan dan persaudaraan juga sebagai warga negara Indonesia yang memang terkenal dengan keramahan," katanya.
Kuliner yang disajikan pun, khas Kota Palembang seperti pempek, kue lapis, mie yang melambangkan sebagai simbol harapan panjang umur guna menjaga kenyamanan kerabat yang hadir dan makan bersama.
Suasana kehangatan tercipta dari silaturahmi tersebut, bahkan yang hadir bukan hanya warga Tionghoa, namun warga Muslim juga ikut hadir menjalin silaturahmi bersapa bersama-sama.
Silaturahmi diharapkan akan terjalin dengan membawakan keberkahan tersendiri, baik rezeki maupun tolak sial dan marabahaya.
"Ya semoga melalui silaturahmi yang terjalin, akan membawakan keberkahan tersendiri, baik rezeki, maupun tolak sial dan marabahaya," katanya.
Sutopo berharap bahwa kebersamaan yang terjalin dapat membawa keberkahan, baik dalam bentuk rezeki maupun perlindungan dari marabahaya. [ANTARA]
Baca Juga: Terungkap! Motif Suami di Palembang Telantarkan Istri Hingga Meninggal Dunia
Berita Terkait
-
Terungkap! Motif Suami di Palembang Telantarkan Istri Hingga Meninggal Dunia
-
WNI Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jepang, Jenazah Dipulangkan ke Palembang
-
Bank Sumsel Babel Catat Pertumbuhan Positif, Aset Meningkat Rp39,3 Triliun
-
Tradisi Imlek di Klenteng Dewi Kwan Im, Ritual Lepas Burung Pipit Sarat Makna
-
Suami di Palembang Telantarkan Istri hingga Meninggal Dunia Akibat Malnutrisi
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif: Aturan Mudah yang Wajib Dikuasai
-
Usai Haji Halim Ali Wafat, Kejati Umumkan Status Kasus Tol Betung-Tempino
-
7 Fakta Prosesi Pemakaman Kemas Haji Abdul Halim Ali di Palembang
-
Saatnya Berkarya 2026! Bank Sumsel Babel Kick Off Kompetisi Karya Jurnalistik untuk Insan Media
-
Cara Membulatkan Bilangan ke Satuan, Puluhan, dan Ratusan Terdekat