SuaraSumsel.id - Satres Narkoba Polres Lahat berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis ganja dengan barang bukti seberat 1 kilogram di wilayah Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat, pada Rabu (22/1/2025) dini hari.
Namun, operasi ini diwarnai tragedi, saat Bripda Faras Nahbah Atalah gugur akibat serangan senjata tajam dari salah satu tersangka. Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas transaksi narkoba di Desa Simpang III Pumu.
"Setelah perlawanan sengit, petugas berhasil melumpuhkan pelaku utama, Ebi, serta menangkap rekannya, Lindi Fernandes," ujar Kapolres Lahat, AKBP God Parlarso Sinsitor Sinaga melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Kamis (23/1/2025).
Dalam proses penangkapan, salah satu pelaku melakukan perlawanan sengit hingga menewaskan Bripda Faras Nahbah Atalah. Petugas menemukan paket ganja kering dengan berat 1.020 gram yang disembunyikan di dalam tas ransel.
Peristiwa bermula dari pengaduan masyarakat kerap terjadinya transaksi narkoba jenis ganja di Desa Simpang III Pumu, Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat.
Setelah menerima laporan tersebut, Bripda Faras bersama dengan personel lainnya di Sat Narkoba Polres Lahat ditugaskan melakukan penyelidikan atas terduga pengedar ganja yakni Ebi.
Setiba di rumah pelaku, langsung terjadi perlawanan dengan mengibaskan senjata tajam jenis pisau ke arah tubuh Bripda Faras, Bripka Kuntho Wibisono, dan Brigadir Didit Prasetya secara membabi buta.
Setelah melakukan penyerangan, terduga pelaku Ebi berupaya kabur melalui pintu belakang namun berhasil dilumpuhkan petugas. Selain itu, petugas juga menangkap satu rekan Lindi Fernandes.
Baca Juga: Bripda Faras Tewas Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Tanjung Sakti Lahat
Berita Terkait
-
Bripda Faras Tewas Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Tanjung Sakti Lahat
-
Penggerebekan Maut di Tanjung Sakti Lahat, Satu Polisi Tewas Ditikam
-
Kapolres Lahat Ungkap Kronologi Penyerangan Tragis di Wilayah Tanjung Sakti
-
Breaking News, Anggota Polres Lahat Tewas Saat Penggerebekan Bandar Narkoba
-
Viral Aksi Pemukulan Pria Tua oleh Polisi di Prabumulih, Tuai Kecaman Publik
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Makan Sepuasnya Murah, Ini 7 Restoran All You Can Eat di Palembang di Bawah Rp150 Ribu
-
Warga Empat Lawang Nikmati Fasilitas Baru dari CSR Bank Sumsel Babel di Hari Jadi Kabupaten
-
Martabak HAR vs Terang Bulan di Palembang: 7 Alasan Duel Kuliner Malam Ini Tak Pernah Mati
-
5 Tempat Makan Burgo dan Celimpungan Terenak di Palembang, Banyak yang Tak Punya Nama
-
Tak Mau Cuma Jual Mentah, BI Sumsel Siapkan Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah