SuaraSumsel.id - Drama penangkapan truk pengangkut BBM ilegal di Palembang, Sumatera Selatan memanas ketika petugas berhadapan dengan sekelompok preman yang diduga menjadi pelindung penyelundupan.
Tim gabungan Unit Tipidter dan Brimob Polda Sumsel mengagalkan pengangkutan BBM di bawah Flyover Keramasan dengan menyelamatkan lebih dari 11 ton BBM ilegal yang hampir lolos ke pasar gelap.
Truk dengan bak modifikasi itu diamankan petugas tepat saat melintas di Flyover Keramasan mengarah ke Jalan Lingkar Selatan pintu tol Palembang-Indralaya. “Benar ada kita amankan, penyidik akan profesional menangani perkara ini,” ucap Direktur Ditreskrisus Polda Sumsel Kombes Pol Bagus Suropratomo, SIK.
Truk tanpa nomor polisi itu diduga mengangkut BBM ilegal sebanyak lebih dari 11 ton, di mana sopirnya turut juga diamankan petugas.
Pada awal proses penangkapan tersebut, petugas Unit 4 Subdit Tipidter sempat bersitegang dengan sekelompok berpenampilan seperti preman yang diduga membekingi penyeludupan BBM ilegal tersebut.
Sekelompok orang itu berupaya untuk menghalangi petugas yang hendak mengamankan mobil tersebut.
Setelah datangnya personel Brimopda Polda Sumsel, para preman yang sempat menghalangi proses penangkapan itu akhirnya dipukul mundur. Sekitar pukul 16.15 WIB, truk yang mengangkut BBM ilegal itu akhirnya bisa diamankan petugas.
Berita Terkait
-
Angkut Solar Ilegal Muba, Terdakwa Divonis 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 11 Miliar
-
Warga Muba Tewas Diterkam Buaya di Sungai Parung Saat Ambil Minyak Ilegal
-
Satgas Penanggulangan Dibentuk, Bakal Mampu Atasi Illegal Drilling di Sumsel?
-
Kebakaran Jukung Minyak Ilegal di Musi Banyuasin, Tewaskan Satu Penambang
-
Ada 2 Sungai di Musi Banyuasin Tercemar Minyak Ilegal, Sumber Air Warga Terdampak
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot
-
Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla
-
Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar
-
51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor
-
PTBA dan UGM Uji Pupuk Kalium Humat dari Batu Bara untuk Tingkatkan Hasil Panen