SuaraSumsel.id - Japanese Film Festival (JFF) kembali menyapa penonton setia di Palembang! Setelah sukses digelar pada tahun 2023, festival ini akan berlangsung selama tiga hari, 20–22 Desember 2024, di CGV Social Market.
Dengan tiket seharga Rp 15 ribu per film, penonton dapat menikmati tujuh film Jepang dari berbagai genre, termasuk film legendaris AKIRA dalam format 4K dan pemenang penghargaan GODZILLA MINUS ONE.
Tak hanya itu, ada kesempatan mendapatkan merchandise eksklusif seperti lanyard, totebag, hingga t-shirt lewat program Merchandise Hunt: Stamp Rally. Jangan lewatkan kesempatan menikmati budaya Jepang lewat layar lebar.
Tim Komunikasi The Japan Foundation, Barry Pulungan menjelaskan JFF di Palembang akan memutar 7 film Jepang dengan genre yang bervariasi. Penonton setia JFF yang menonton setidaknya 3 film, berkesempatan untuk mengikuti program merchandise hunt dan mendapatkan beragam merchandise resmi JFF mulai dari lanyard, kalender 2025, totebag, dan t-shirt.
Film-film tersebut bisa dinikmati penonton dengan harga tiket sebesar Rp 15,000 per pemutarannya.
Di antara film-film Jepang yang menjadi line up JFF tahun ini, terdapat beberapa film favorit para
penonton seperti AKIRA, film yang rilis pertama kali tahun 1988 dan mencetak banyak adegan
ikonik yang menginspirasi para pembuat film lainnya.
Film ini dirilis kembali dalam format 4K dan mencetak penjualan penuh pada tiga kali penayangannya di JFF Jakarta bulan lalu.
Selain itu, film GODZILLA MINUS ONE yang meraih Best VFX di Academy Awards 2024 juga menjadi primadona dalam festival ini. Para penonton yang sudah menunggu film ini rilis di bioskop akhirnya dapat dengan puas menikmatinya dalam layar yang lebar.
Film All the Long Nights yang mengangkat isu kesehatan mental pada kalangan pekerja usia awal 30an menjadi salah satu tontonan yang memiliki kedekatan dengan banyak penonton. Film Best Wishes to All yang dibuat dari film pendek berjudul sama, pemenang Japan Horor Film Competition disebut-sebut sebagai film yang membawa suasana horor baru dan mengembalikan marwah film horor Jepang yang dikenal mencekam.
Baca Juga: Aksi Nekat Curi Motor Siang Bolong di Palembang, Pelaku Bersenpi Nyaris Tewas
Selain itu, ada beragam genre lainnya seperti romansa, komedi hingga misteri.
Penonton di kota Palembang juga bisa mengikuti program Merchandise Hunt: Stamp Rally
dengan beragam merchandise menarik. Semakin banyak film yang ditonton, semakin banyak
merchandise JFF 2024 yang bisa didapatkan secara gratis. Cara mengikuti merchandise hunt dapat dilihat melalui tautan berikut ini : https://ja.jpf.go.jp/jff/event/
Daftar film yang akan diputar di kota Palembang dapat dilihat pada tautan berikut ini https://ja.jpf.go.jp/jff/id/lineup/
Berita Terkait
-
Aksi Nekat Curi Motor Siang Bolong di Palembang, Pelaku Bersenpi Nyaris Tewas
-
Mengungkap Perspektif Perempuan dalam Fotografi di Diskusi MUFF 2024
-
Baru Dibuka, Toko Milik Influencer di Palembang Picu Kemacetan dan Keributan
-
Nyanyian Berubah Jeritan: Guru Les Piano di Palembang Diduga Cabuli Murid 9 Tahun
-
Aniaya Dokter di Palembang, Sopir Ibu Teman Korban Terancam Penjara 5 Tahun
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?
-
25 Siswa Mual dan Muntah Usai Makan MBG di Muba, Benarkah karena Ayam Geprek?
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Gambut Tak Kenal Batas Konsesi, Mengapa Tata Air Jadi Kunci Cegah Karhutla?
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru