SuaraSumsel.id - Kebutuhan masyarakat Indonesia untuk transfer ke luar negeri semakin meningkat. Hal ini karena banyaknya masyarakat Indonesia yang tengah bekerja atau menempuh pendidikan di berbagai negara.
Dilansir dari CNBC Indonesia, data dari UNESCO pada Februari 2024 menunjukkan Indonesia menduduki peringkat kedua dalam lingkup negara-negara ASEAN dengan jumlah mahasiswa belajar di luar negeri terbanyak. Mahasiswa Indonesia yang saat ini sedang menempuh pendidikan di luar negeri berjumlah 59.224 orang.
Bila melihat data tersebut, tentu transaksi ke luar negeri khususnya transfer menjadi hal yang wajar, karena adanya kebutuhan para mahasiswa di luar negeri untuk biaya administrasi perkuliahan hingga kebutuhan sehari-hari.
Oleh karena itu BRImo menyediakan fitur transfer internasional yang dapat memudahkan nasabah untuk mengirimkan uang ke luar negeri. Kabar baiknya, BRImo pun memberikan promo Racing Transfer Internasional!
Dengan promo ini, setiap Anda meningkatkan transaksi transfer internasional melalui jalur Western Union di BRImo, Anda meraih kesempatan untuk memenangkan hadiah menarik setiap bulannya.
Program ini berlangsung dari November 2024 hingga April 2025. Setiap bulannya, nasabah yang melakukan transaksi Transfer Internasional terbanyak melalui Western Union di BRImo akan mendapatkan berbagai hadiah menarik.
Adapun syarat dan ketentuannya adalah sebagai berikut:
* Program terbuka bagi seluruh nasabah BRI pengguna BRImo fitur Transfer Internasional yang terus meningkatkan transaksi Outgoing Remittance melalui BRImo menggunakan jalur pengiriman (channel) Western Union
* Penentuan pemenang mengacu pada jumlah transaksi Transfer Internasional melalui jalur Western Union di BRImo terbanyak setiap bulannya.
Baca Juga: Hingga Akhir Triwulan III 2024, BRI Sukses Salurkan Kredit Rp1.105,70 Triliun untuk Sektor UMKM
* Apabila terdapat nasabah dengan jumlah transaksi yang sama, maka urutan peringkat ditentukan berdasarkan nominal / volume transaksinya.
* Satu nasabah hanya berhak mendapatkan satu hadiah selama periode program.
* Hadiah akan dikirimkan oleh BRI melalui Kantor Cabang BRI sesuai dengan alamat yang tertera pada buku Tabungan BRI atau database BRImo.
* Hadiah tidak dapat ditukar dengan uang tunai.
* Pajak hadiah ditanggung oleh penyelenggara.
Apabila status rekening nasabah sudah tutup /closed saat pengumuman pemenang, maka pemenang akan dialihkan ke peringkat selanjutnya
Berita Terkait
-
Hingga Akhir Triwulan III 2024, BRI Sukses Salurkan Kredit Rp1.105,70 Triliun untuk Sektor UMKM
-
Hati-Hati Tergiur Undian Berhadiah, Ini Perbedaan BRImo FSTVL yang Asli dan Palsu!
-
UMKM Naik Kelas? Yuk! Daftar BRI UMKM EXPO(RT) 2025
-
Ini Saatnya UMKM Naik Kelas ke Pasar Global, Silakan Daftar di BRI UMKM EXPO(RT) 2025!
-
Berkat Pemberdayaan dari BRI, Klaster Usaha Manggis di Bali Sukses Jaringan Pemasaran
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap