SuaraSumsel.id - Seorang mahasiswi Amanda (20)ditemukan tewas di dalam kamar indekosnya yang berada tidak jauh dari kantor Lurah Sekip Jaya di Jalan Lebak Rejo, Rabu (25/9/2024) siang sekitar pukul 14.15 WIB. Penemuan jasad mahasiswi ini cukup membuat heboh warga.
Jasadnya pun oleh pihak kepolisian langsung dievakuasi ke instalasi kamar janazah RS Bhayangkara Muhamad Hasan Palembang. Saksi Yenni yang menyebut saat pertama kali ditemukan, jasad korban berada di dalam kamar mandi, dalam kondisi bersimbah darah.
Polisi juga ditemukan dengan ada darah yang bercucuran di lantai yang diduga keluar dari hidung korban yang pertama kali ditemukan mengenakan kaos oblong.
“Tadi pagi terdengar dia itu lagi VC-an dengan cowoknya. Tapi dia memang dikenal sebagai pribadi yang tertutup. Tidak hanya itu, dia pun jarang pernah berkomunikasi dan bersosialisasi dengan penghuni kos yang lain,” ucapnya.
Mendapati itu, kekasih dari korban itu mendatangi indekos korban yang berada di lantai dua, bersama warga akhirnya mendobrak pintu kamar tersebut yang terkunci dari dalam.
"Hanya menggunakan celana dalam, dan laptop milik korban yang masih menyala berada di lantai kamar kosan,"ucapnya menjelaskan.
Ketua RT setempat, Wancik (60) mengaku dirinya tidak pernah menerima laporan dari pemilik kosan perihal penghuni kos yang meninggal tersebut.
Padahal, pihak RT kerap menegur para pemilik kosan guna melakukan pendataan dan melaporkan kepada pihak RT. “Tidak pernah laporan ke saya, padahal sebelumnya saya sudah ingatkan pemilik kosan," akunya.
Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait,SIK,MH yang datang ke lokasi kejadian menolak untuk memberikan komentar. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan atas penemuan mahasiswi ini.
Baca Juga: Tak Terkait Pilkada, Ini Motif Penusukan di Kantor KPU Palembang
“Nanti saja, kita masih dalami ya,” elak Yunar, Rabu (25/9/2024).
Berita Terkait
-
Tak Terkait Pilkada, Ini Motif Penusukan di Kantor KPU Palembang
-
Pasca Polisi Ditusuk Saat Acara KPU Palembang, Polrestabes: Investigasi Berlangsung
-
Pengusaha Terkenal Sumsel Terseret Kasus Dugaan Pemalsuan dan Penyerobotan Lahan?
-
Ricuh Pilkada Palembang, Tokoh Masyarakat dan Polisi Jadi Korban Penusukan
-
Terungkap! Pelaku Penusukan Polisi Saat Pengundian Nomor Urut Pilkada Palembang
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata
-
Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan
-
Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut
-
Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison