Tasmalinda
Kamis, 08 Agustus 2024 | 12:08 WIB
Ilustrasi dokter. Bidan diduga Malpraktik, gadis 13 Tahun di Palembang nyaris buta (Pixabay/parentingupstream)

SuaraSumsel.id - Nasib pilu dialami seorang janda yang merupakan seorang pemulung di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Putri keduanya diduga menjadi korban malpraktik dari seorang bidan di Palembang.

Peristiwanya bermula dari korban yang bernama Berlian (13) warga Jalan Sukakarya Sukarame mengkonsumi obat yang diberi oleh oknum bidan yang berada tak jauh dari tempat tinggalnya di Sukarami Palembang.

Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, ibu korban Nila Sari (43) menjelaskan awal mula membuat anaknya mengalami malapraktik karena mengalami demam yang disertai muntah dan mual pada Selasa (02/07/2024) lalu. "Diperiksa bagian dada dan perut. Habis itu anak saya dikasih enam macam obat yang harus dimakan tiga kali sehari,” ucapanya

Setelah mengkonsumi obat itu, korban mengalami pembengkakan pada kedua bola matanya hingga nyaris alami kebutaan karena melepuh.

“Awalnya kami pikir itu reaksi obat, namun anak saya ini tidak punya riwayat alergi obat,” ucap Nila.

Pada Jum’at (05/07/2024) Nila kemudian membawa anaknya kembali ke Bidan AG guna menanyakan kondisi ruam dan mata anaknya yang membengkak.

Namun reaksi Bidan AG justru, menjelaskan apa yang dialami korban lumrah dan mencontohkan pasien lain yang berobat dengan juga mengalami hal yang serupa dengan korban namun pulih kembali.

Nila kemudian  memutuskan untuk membawa ke RS Charitas Myria Palembang untuk mengobati apa yang dialami anaknya, pada Minggu (07/07/2024).

“Seminggu dirawat anak saya tidak juga membaik, setelah saya bawa pulang ke rumah saya mengadu ke Dinas PPA Kota Palembang dan Sumsel,” ucap Nila.

Baca Juga: Jakabaring Sport City dan BUMD Sumsel Lainnya Rugi dan Tidak Aktif

Dinas PPA Kita Palembang menemani Nila Sari untuk melaporkan itu ke SPKT Polda Sumsel.

Nila Sari melaporkan Bidan AG dengan dugaan tindakan malapraktik hingga menyebabkan anaknya kini nyaris alami kebutaan.

“Kami bukan orang yang mampu, kami berharap anak saya ini dapat melihat lagi dengan mendapat donor kornea mata,” ucapnya.

Dia pun berharap juga pihak kepolisian dapat segera bertindak atas laporan dugaan malapraktik yang diduga dilakukan oleh oknum bidan tersebut

Load More