SuaraSumsel.id - Luasan lahan kopi Sumatera Selatan (Sumsel) yang besar diharapkan juga seiring dengan peningkatan kesejahteraan petani dan sektor hilirisasinya. Sumsel yang mencatat luasan kopi mencapai lebih dari 200 hektar (ha) menghasilkan biji kopi mencapai 200 ribu ton secara nasional.
Sebagai produk unggulan daerah, kopi Sumsel membutuhkan upaya sinergis guna mempromosikan sekaligus mengenalkannya sebagai icon daerah. Upaya inilah yang dilakukan perbankan pemerintah daerah guna meningkatkan keterkenalan kopi Sumsel.
Kopi Sumsel ialah merek yang ingin ditonjolkan pemerintah daerah sebagai merek jual dagang komoditas kopi asal Sumsel. Meski di Sumsel sendiri banyak jenis kopi yang dihasilkan seperti kopi asal Semendo, kopi asal Muara Enim, kopi asal Tanjung Enim, Lahat, Pagar alam, sampai Empat Lawang.
Upaya pembinaan pada komoditas kopi telah dirasakan setidaknya oleh 25 UMKM kopi di wilayah kerja Bank Sumsel Babel. Para UMKM itu berasal dari kalangan petani sampai pada UMKM kedai kopi.
“Bank Sumsel Babel punya 25 UMKM yang selalu ikut dalam proses promosi. Dengan sering kita kenalkan dalam berbagai event kegiatan baik provinsi, dan nasional. Terakhir ada pameran di Lampung, dan ada festival Sriwijaya,” ucap Pemimpin Divisi Pemasaran Produk dan Pemasaran Bank Sumsel Babel, Ahmad Azhari kepada awak media belum lama ini.
Mengenai upaya pembinaan Bank Sumsel Babel menyentuh pada upaya peningkatan mengenai pemberian merek dagang, perbaikan kemasan agar bisa diekspor sampai dengan pengenalan digitalisasi agar makin merambah pasar. “Peningkatan kualitas, kemasan, peningkatan volume sekaligus mendorong pada transaksi digital seperti QRis dan sebagainya,” ucapnya menyakinkan.
Ahmad Azhari pun yakin peningkatan kualitas pada komoditas unggulan Sumsel akan mampu meningkatkan peluang / kesempatan kerja sekaligus peningkatan ekspansi pada UMKM agar mampu naik kelas.
“Upaya keberlanjutan dilakukan bank Sumsel Babel terutama mengenai pembiayaan. Para UMKM tersebut menikmati pembiayaan dengan program kredit Pemerintah dengan bunga 6 persen dan nominal yang disalurkan paling kecil (minimum) Rp10 juta,” ucapnya seraya memastikan jika UMKM kopi yang menikmati program ini cukup tersebar merata di seluruh kantor cabang Bank Sumsel Babel, mulai dari cabang Muara Enim, Lahat, Pagar Alam, Bangka Belitung, Lubuk Linggau, Empat Lawang sampai OKU Selatan.
Bank Sumsel Babel sendiri mencatat jika pembiayaan sektor pertanian pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp772 miliar dengan realisasi pada akhir Juni lalu sudah mencapai Rp430 miliar.
Baca Juga: Kisah Sukses Mitra KUR Bank Sumsel Babel, Pempek 755 Legenda Sejak 1986
“Bank Sumsel Babel berharap kopi Sumsel makin dikenal, karena memang permasalahan UMKM yang kita dampingi ialah mengenai pemasaran, bagaimana ada pasar- pasar baru sampai pasar global (ekspor),” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Kisah Sukses Mitra KUR Bank Sumsel Babel, Pempek 755 Legenda Sejak 1986
-
Bank Sumsel Babel Raih 2 Penghargaan FLPP Terbaik: Komitmen Wujudkan Rumah Impian
-
Kinerja Keuangan Bank Sumsel Babel Triwulan 2 2024 Unggul di Berbagai Indikator
-
Bank Sumsel Babel Dukung UMKM Pempek Tanggo Rajo Cindo, Wujudkan Ekonomi Lokal Berkembang
-
Palembang BSB Rebut Kemenangan Dramatis 3-2 Atas Bhayangkara Presisi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai
-
Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal
-
BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif
-
5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga
-
ISPU Palembang Belum Stabil, Kapan Anak TK-SMP Boleh Kembali ke Sekolah?