SuaraSumsel.id - Universitas Bengkulu, Provinsi Bengkulu berkolaborasi dengan Universitas Sriwijaya, Provinsi Sumatera Selatan membangun kampus berdaya saing internasional.
"Sebagai universitas bertetangga, selayaknya Unib dan Unsri saling bekerja sama di berbagai sektor untuk meningkatkan daya saing institusi dalam menghadapi persaingan global dan internasional," kata Rektor Universitas Bengkulu Retno Agustina Ekaputri, di Bengkulu, Jumat.
Kerja sama tersebut, kata dia, menjadi wadah untuk belajar dan melihat tentang beberapa hal yang luar biasa telah dilakukan masing-masing kampus untuk saling menerapkannya sehingga meningkatkan daya saing institusi tidak hanya di kancah nasional saja, tetapi juga di dunia.
"Apa yang baik di Unib dapat diikuti oleh Unsri, begitupun sebaliknya. Hal-hal yang luar biasa telah dilakukan Unsri akan menjadi contoh untuk Unib,” kata Retno.
Kerja sama tersebut, menurut dia, menjadi kesempatan berkolaborasi dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Secara spesifik, kedua kampus ingin sama-sama meningkatkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), kerja sama pengelolaan rumah sakit, serta kerja sama antarfakultas dan lembaga lainnya.
Rektor Unsri Prof Taufik Marwa mengapresiasi kerja sama yang dibangun dua kampus tersebut, dan diharapkan menjadi penguat ikatan yang berkesinambungan, serta memberikan manfaat bagi kemajuan masing-masing institusi.
Kerja sama diharapkan telah terbentuk dapat segera tersosialisasi dan ditindaklanjuti dengan program kolaboratif antarfakultas, lembaga bahkan hingga tingkat jurusan dan unit kerja lainnya.
"Hal-hal baik di Unsri disampaikan ke Unib untuk dilaksanakan oleh fakultas atau unit kerja yang relevan. Begitupun sebaliknya, program yang baik di Unib dapat dicontoh oleh Unsri. Sebagai tetangga, kita mestinya bekerja sama dan saling mendukung untuk mewujudkan kemajuan bersama. Banyak hal yang bisa kita kerja samakan dengan adanya MoU ini," ujar Taufik Marwa. [ANTARA]
Baca Juga: Palembang Jadi Sorotan Dunia, Dubes Filipina Hadiri Festival Jumpa Museum
Berita Terkait
-
Palembang Jadi Sorotan Dunia, Dubes Filipina Hadiri Festival Jumpa Museum
-
Pertarungan Sengit Pilgub Sumsel 2024: Palembang adalah Kunci
-
Kemarau 2024 di Sumsel Tidak Separah 2023, Ini Alasannya
-
Penandatanganan Komitmen BUMN, BUMD, dan Swasta Siap Majukan Budaya Palembang
-
Kisah Sukses Mitra KUR Bank Sumsel Babel, Pempek 755 Legenda Sejak 1986
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati