SuaraSumsel.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan(Sumsel) membutuhkan sebanyak 24.066 orang petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) pada Pilkada 2024.
"Saatini sedang dilaksanakan persiapan pembentukan 24.066 orang Pantarlih untuk Pilkada 2024 yang akan bertugas melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih ke rumah-rumah warga di 3.249 desa 241 kecamatan pada 17 kabupaten/kota," kata Ketua KPU Sumsel Andika Pranata Jaya.
Petugas Pantarlih mulai bertugas pada 24 Juni-24 Juli secara langsung. Data yang akan dicoklit untuk Pilkada di Sumsel sebanyak 6.320.524. Jumlah DP4 itu mengalami kenaikan 19.666 pemilih dibandingkan DP4 2023 (untuk Pemilu 14 Februari 2024) yang hanya 6.300.858 pemilih.
"DP4 untuk Pilkada 2024 berjumlah 6,32 juta pemilih, naik 0,02 juta (20 ribu) pemilih dibandingkan DP4 untuk Pemilu 2024 yang lalu," katanya. Kemudian, KPU Sumsel telah menyelesaikan tahapan pembentukan 1.205 PPK dan 9.747 PPS pada pertengahan Mei 2024.
"Kami juga telah merampungkan pemetaan TPS yang diperlukan pada saat Pemilihan Serentak 2024 di Sumsel dengan jumlah 13.055 TPS," ujarnya.
Pada bulan Agustus 2024, KPU akan menyampaikan penerimaan pendaftaran calon gubernur/wakil gubernur, bupati/walikota dan wakilnya hingga akhir September. Setelahnya akan diumumkan pasangan calon.
"Bulan September-Oktober merupakan kampanye yang dilaksanakan oleh pasangan calon dan 27 November 2024 merupakan hari pemungutan suara," jelasnya.
Dia menyoroti peningkatan kapasitas SDM yang menjadi catatan penting pada Pemilu 2024. Sebab, kapasitas SDM berpengaruh terhadap lancarnya proses pemilihan.
"Selain itu, peningkatan KPPS juga tak kalah penting karena bertanggung jawab di TPS. Sedangkan untuk pemilih sendiri KPU terus memberikan sosialisasi dan edukasi," kata Andika. [ANTARA]
Baca Juga: Perpaduan Budaya dan Modernitas dalam Perhiasan Khas Palembang
Berita Terkait
-
Perpaduan Budaya dan Modernitas dalam Perhiasan Khas Palembang
-
Pejabat Muba Ditahan, Tersangka Korupsi Jaringan Desa Rugikan Negara Rp27 Miliar
-
Petani Sumsel Gembira, Harga Jual Kopi Robusta Terus Meroket
-
Politisi Gerindra Siti Nurizka Puteri Jaya Diangkat Komisaris Utama PT Pusri
-
Polwan Tipu Anak Petani, Iming-iming Lolos Seleksi Polri asal Setor Rp600 Juta
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel