PJ Gubernur Agus Fatoni pada kesempatan launching Kopi Sumsel mengungkapkan dengan produksi kopi dan luasan kebun yang besar bahkan bisa memenuhi kebutuhan konsumsi kopi nasional di angka 26 persen, kopi Sumsel harus lebih bisa dikenal.
"Dengan berbagai upaya perbaikan dari sisi hulu, yakni dari kebun sampai dengan pangsa pasarnya, kopi Sumsel harus bisa terbaik dan mendunia. Tidak lain, ini bertujuan mensejahterakan kehidupan petani kopi sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah Sumsel," ucapnya.
PJ Agus Fatoni saat menerima audiensi Kadinmengatakan Gerakan Minum Kopi Serentak Terbanyak di Pinggir Sungai Musi merupakan tindaklanjut dari dilaunchingnya Kopi Sumsel pada bulan Mei lalu.
Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel agar Kopi Sumsel mendunia.
“Sebagai pemimpin daerah dan atas nama masyarakat Provinsi Sumsel, Saya berterima kasih atas dukungan Kadin Sumsel dalam merealisasikan ide agar Kopi Sumsel ini menjadi lebih dikenal, terlebih gerakan ini mendapat sponsor dari berbagai pihak termasuk ANTV,” kata Fatoni.
Fatoni mengatakan Provinsi Sumsel selama ini dikenal dengan berbagai Gerakan Serentak yang menjadi pelopor bagi daerah lain. Terlebih Sumsel merupakan daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia dengan lluasan lahan kopi terluas di Indonesia.
“Kopi jadi komoditi andalan kita dan ini akan terus dikembangkan. Nanti kopi apapun harus dibuat merek kopi Sumsel dengan berbagai jenisnya. Melalui Gerakan Minum Kopi Serentak Terbanyak di Pinggir Sungai, kita berharap akan membuat kopi Sumsel lebih mendunia dan menambah semangat baru bagi petani kopi,” jelas Fatoni.
Berita Terkait
-
Ada 7 Kegiatan Seru di Rumah Pintar Bende Seguguk OKI
-
KAI Divre III Palembang Sediakan Tiket Libur Idul Adha: Sudah Terjual 59%
-
Belida Tak Lagi Legenda: Upaya Nyata Melestarikan Ikan Endemik Sungai Musi
-
Ada 4.921 Rekening Judi Online Dibekukan, Transaksi Terlarang Diberangus
-
Kesalahan Medis, Kemaluan Bocah OKI Terpotong Saat Khitan oleh Kepala Puskesmas
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim
-
Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin