SuaraSumsel.id - Peristiwa yang tidak mengenakkan dialami oleh seorang bocah M yang baru berusia 9 tahun di OKI Sumatera Selatan (Sumsel). Alat kelaminnya terpotong saat khitan di sebuah klinik yang dimiliki Kepala Puskesmas.
Peristiwa yang terjadi di akhir tahun 2023 diketahui orang tua bocah saat melihat alat kelamin putranya ke lantai. Korban langsung dibawa ke RSUP Mohammad Hoesin Palembang.
Namun sayangnya kemaluan korban sudah tidak mampy lagi disambung karena waktu terpotong sudah cukup lama akibat jarak tempuh yang membutuhkan waktu 5 jam.
Ibu MH, Lia menyebutkan terpotongnya alat kelamin diketahui saat kepala Puskesmas akan menjahitnya.
"Langsung dibawa ke Palembang, RSMH, ujarnya kepada Suara.com,Senin (10/6/2024).
Namun di RSMH, alah kelamin tersebut tidak bisa lagi disambung karena jaringan sudah mati. Pihak klinik tidak menaruhnya dalam wadah pendingin sekaligus jarak tempuh ke kota Palembang yang memakan waktu hampir 5 jam.
"Kata dokter, seharusnya daging yang terpotong ditaruh di dalam wadah batu es," ucapnya lirih.
Akibat peristiwa tersebut, MH harus dirawat di RSMH Palembbang sampai lebih dari satu bulan.
Diakui orang tua korban, pihak klinik yang merupakan milik kepala Puskesmas bertanggungjawab atas peristiwa tersebut.
Baca Juga: Kisah Leo Putra Loka dan Sabrina Anastasya, Pemenang Bujang Gadis Palembang 2024
"Kami keluarga sudah dianggap keluarga sendiri," akunya pilu.
Pihak pemerintah daerah sendiri mengakui jika orang tua korban tidak melakukan laporan kepada Dinas Kesehatan.
"Belum ada informasi pemeriksaan misalnya dinas kesehatan atau Inspektorat belum ada yang datang, pihak puskesmas juga tidak ada pemberitahuan," ucap Camat Mesuji, Edi Wilharhum kepada anak media.
Berita Terkait
-
Kisah Leo Putra Loka dan Sabrina Anastasya, Pemenang Bujang Gadis Palembang 2024
-
Terungkap! Motif Istri Bakar Anggota Polri di Mojokerto, Luka Bakar Parah
-
Innalillahi, Calon Haji Lansia Asal OKU Timur Meninggal di Arab Saudi
-
Keributan di Jakabaring: Perempuan Dikeroyok, Dugaan Selingkuhan Suami
-
Cagar Budaya Terancam! Gua Jepang Palembang Dibiarkan Rusak dan Dijual Oknum Warga
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata
-
Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan
-
Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut
-
Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison