"Untuk SMECC selama dua tahun ini, kami fokus melibatkan mahasiswa dari Sumsel. Sedangkan di tahun ketiga ini, kami melibatkan mahasiswa dari Sumatera bagian selatan," terang Rachmi.
Sebagai entitas bisnis, berupaya mengembangkan UMKM baik dari sisi produk, teknologi, produksi, kualitas kemasan, sekaligus jangkauan pemasaran yang kian beralih ke pasar digital.
"Ada 8 UMKM dan 8 kelompok yang lulus seleksi di SMEEC, sedangkan SOTECH ada 5 program CSR dengan 10 tim. Hari ini kita umumkan yang terbaik dari seluruh katagori. Penghargaan sendiri menjadi apresiasi atas kerja kolaborasi steakholder tersebut," ucap Rachmi.
SOTECH sendiri telah menghasilkan 5 kegiatan riset sosial dalam mengembangan masyarakat keberlanjutan sekaligus terciptanya 5 inovasi peralatan tepat guna.
Rachmi menegaskan kegiatan kompetisi menjadikan UMKM pun naik kelas berdasarkan pembinaan dari intelektual milenial dari seluruh universitas Indonesia.
"Ujung-ujungnya ini untuk ekonomi masyarakat ring I kilang Pertamina Plaju. Dengan ekonomi masyarakat / UMKM kian membaik kita menyakini operasional perusahaan pun akan lancar dan terjaga," ucapnya.
Mengenal SMEEC dan SOTECH
SMEEC sendiri merupakan ajang kompetisi pendampingan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Kilang Pertamina Plaju. Pesertanya adalah mahasiswa dari berbagai kampus di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Dimulai sejak akhir 2023 lalu, SMEEC diminati sebanyak 118 tim dari 17 kampus di berbagai kampus di Sumbagsel, dan mengerucut menjadi 8 kelompok di tahap final. Peserta mengikuti tahapan seleksi infografis (19-27 Desember 2023), seleksi presentasi online (Januari 2024), pendampingan (Januari-Mei 2024), hingga tahapan presentasi final pada akhir Mei 2024 lalu.
Baca Juga: Breezon MC-32: Inovasi Kilang Pertamina Plaju untuk AC Ramah Lingkungan
Peningkatan penjualan produk UMKM sampai >80% dari penjualan sebelumnya. Efisiensi proses produksi dengan inovasi alat (tercipta 4 alat bantu produksi), dengan penambahan diversifikasi produk, peningkatan kualitas kemasan produk, hingga peningkatan jangkauan pemasaran dari pasar konvensional ke pasar digital.
SOTECH adalah kompetisi inovasi sosial dan teknologi untuk optimalisasi pemberdayaan masyarakat dengan peserta dari mahasiswa dari berbagai kampus se Indonesia. Para peserta SOTECH ditantang untuk memberikan inovasi kreatif dalam memecahkan masalah dan menemukan peluang baru dalam program CSR/TJSL yang dijalankan Kilang Pertamina Plaju.
Pendaftar awal sebanyak 181 kelompok dari 57 instansi di Indonesia (Universitas, sekolah dan pemerintahan). Tahapan SOTECH dimulai sejak Maret 2023 dengan Initial Presentation, seleksi infografis, penelitian & pembuatan prototype (27 Maret-25 April 2024), dan Final Presentation (27 April).
Kelima program tersebut yakni Patra Academy dan Patra Siaga, Musiparian & ERCC, Proklim dan Plaju Berdaya, Belida Musi Lestari dan Pertanian dan Perikanan Terintegrasi (Mina Padi).
Lewat gelaran SOTECH, terlaksana 5 (lima) kegiatan riset sosial untuk pengembangan masyarakat berkelanjutan, serta tercipta juga 5 inovasi peralatan tepat guna.
Kompetisi SOTECH dibagi menjadi dua kategori, sosial dan teknologi. Juara 1 SOTECH kategori Sosial dimenangkan tim Tunas Muda dari IPB, sementara Juara 1 SOTECH kategori Teknologi (Icedeep Team) dari Universitas Diponegoro.
Berita Terkait
-
Breezon MC-32: Inovasi Kilang Pertamina Plaju untuk AC Ramah Lingkungan
-
UMKM Binaan Pertamina Mejeng di Sriwijaya Expo 2024, Tawarkan Kuliner hingga Perlengkapan Mahar
-
Terpaksa Cari Elpiji ke Lampung, Warga Martapura: Harga Gas Melon Terlalu Mahal
-
Produksi Avtur Kilang Pertamina Plaju Melonjak 189 Persen di Musim Haji 2024
-
Kilang Pertamina Internasional Partisipasi Sumatera Media Summit 2024
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Sosok Caliya Azaria Ivana, Siswi SMAN 1 Palembang yang Jadi Pembawa Baki HUT RI ke-81
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri
-
Tol Palembang-Betung Segera Dibuka, Warga Sumsel Bisa Menempuh Perjalanan Lebih Cepat saat Nataru 20
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu