SuaraSumsel.id - Memasuki musim haji 1445 H, Kilang Pertamina Plaju terus memastikan suplai Avtur yang merupakan bahan bakar aviasi mampu penuhi permintaan yang diperkirakan meningkat.
Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit III Plaju, Perliansyah mengatakan pihaknya terus mendukung kesuksesan ibadah haji 2024 dengan optimalisasi produksi sekaligus suplai Avtur.
“Kilang Pertamina Plaju siap mendukung pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,” ujarnya dalam keterangan persnya yang diterima Suara.com, Selasa (14/5/2024).
Manajemen dan pekerja pun terus berupaya meningkatkan keandalan teknologi kilang yang merupakan unit produksi Avtur, Crude Distillate Unit (CDU), mencapai angka 20-25 Miles/Thousand Barrel (MB) perbulan. Hal itu dilakukan melalui pengaturan kontinuitas suplai crude injeksi dan full mode avtur sejak Juni 2023.
Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan mengatakan pada tahun ini embarkasi Palembang akan memberangkatkan 8.506 jemaah calon haji (JCH) dengan rincian 7.295 JCH asal Sumsel dan 1.116 JCH asal Bangka Belitung.
Selain itu, juga terdapat 95 petugas haji kloter.
Mereka tergabung dalam 19 kloter, diberangkatkan pada gelombang pertama dan kedua. Adapun kelompok terbang (kloter) pertama haji telah diberangkatkan pada 12 Mei 2024 lalu.
Kenaikan Permintaan Avtur
Data yang terhimpun, permintaan Avtur di Kilang Pertamina Plaju pada bulan April 2024 yakni sebanyak 23,760 barrels.
Baca Juga: Jemaah Haji Kloter 2 Embarkasi Palembang Meninggal Sebelum Berangkat ke Madinah
Jumlah itu meningkat hingga 189% dari total permintaan produk Avtur pada bulan Maret 2024 yang mencapai 12,514 barrels.
Guna menjaga security of supply produk avtur, RU III menargetkan produksi Avtur melampaui dari permintaan yang meningkat.
Distribusi Avtur Kilang Pertamina Plaju bekerjasama dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dengan dikirimkan langsung ke Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Bandara SMB II.
Pastikan Kualitas Avtur
Pada Desember 2020, Kilang Pertamina Plaju telah berhasil kembali memproduksi kembali Avtur melalui program Avtur Reborn yang mengkombinasikan crude, serta didukung pembangunan New Avtur Treater Unit (ATU) secara mandiri sehingga diperoleh produksi Avtur 10-15 MB dari CDU IV.
Kondisi ini cukup untuk memenuhi 100% permintaan Avtur di wilayah Sumbagsel.
Tag
Berita Terkait
-
Jemaah Haji Kloter 2 Embarkasi Palembang Meninggal Sebelum Berangkat ke Madinah
-
Semua Calon Haji Kloter 2 Palembang Masuk Kategori Resiko Tinggi
-
Haru Biru di Asrama Haji Palembang, Kloter Pertama Calon Haji Bersiap ke Mekkah
-
Kilang Pertamina Internasional Partisipasi Sumatera Media Summit 2024
-
Kilang Pertamina Plaju Siaga Penuhi Kebutuhan Energi Untuk Lebaran
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?