SuaraSumsel.id - Para wisatawan antusias memadati objek wisata religi Alquran Al-Akbar di Kota Palembang, Sumatra Selatan saat Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah dan libur panjang.
"Jumlah pengunjung Alquran ukiran kayu terbesar dunia ini meningkat dibandingkan hari biasanya dalam momentum Lebaran ini," kata Pengawas Al Quran Al-Akbar Palembang Riza Fahrurozi di Palembang, Jumat.
Meningkatnya jumlah pengunjung tersebut sudah berangsur sejak awal bulan Ramadhan namun puncaknya pada momentum Lebaran kali ini.
Pengunjung yang hadir pun beragam mulai dari wisatawan lokal dalam kota hingga para wisatawan yang berasal dari wilayah sekitar Kota Palembang seperti Lampung, Jambi, dan Bangka.
Banyaknya pengunjung tersebut membuat penjualan tiket meningkat dan diharapkan menjadi amal juga bagi para wisatawan karena hasil penjualan tiket akan disumbangkan ke pesantren.
“Hasil penjualan tiket tersebut akan disumbangkan ke pesantren dan sisanya untuk biaya operasional seperti perawatan dan gaji pegawai,” katanya.
Sementara itu Maya wisatawan asal Jambi begitu kagum dengan megahnya Alquran ukiran kayu terbesar di dunia tersebut.
Menurutnya Alquran tersebut wajar saja menjadi tempat tujuan bagi wisatawan karena keindahan dan suasana kerohanian ketika berada di dalamnya membuat wisatawan seakan ingin terus datang kembali setelah berkunjung.
"Saya baru pertama kali ke sini, mungkin kalau ke Palembang lagi saya pasti ke sini lagi, karena selama ini hanya bisa melihat di berita maupun media sosial ternyata pas melihat langsung begitu sangat luar biasa," ujarnya. [ANTARA]
Baca Juga: Harga Tiket Damri Lebaran Naik 30 Persen tapi Bakal Turun Lagi 15 Persen
Berita Terkait
-
Harga Tiket Damri Lebaran Naik 30 Persen tapi Bakal Turun Lagi 15 Persen
-
Liburan Lebaran Hemat di Palembang? Kunjungi Taman Burung Palembang
-
Palembang Terendam Banjir! Pemkot Bikin 3 Stasiun Pompa Air Baru
-
Keindahan Jembatan Ampera Memikat Wisatawan Saat Musim Liburan Lebaran
-
Mudik Lebaran 2024: Trafik Tol Trans Sumatera Melonjak 86%
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?