SuaraSumsel.id - Aksi pelaku kejahatan memang makin beragam dan membahayakan. Mereka menyalahgunakan BBM subsidi jenis solar menjadi seharga dexlite.
Beruntungnya aksi yang melibatkan pegawai SPBU Talang Padang Kecamatan Gunung Megang Muara Enim, Sumsel ini berhasil dibongkar polisi.
Polisi menangkap lima orang, yang tiga diantaranya merupakan petugas SPBU yakni manager operator, pengawas SPBU, serta pelaku lainya.
Penangkapan terhadap tiga pengendara mobil dengan tangki modifikasi yang kedapatan mengangkut BBM subsidi jenis solar dalam jumlah besar.
Pelakunya ialah HDN (40) dan KNS (22) warga Kecamatan belimbing Muara Enim, dari dua kendaraan yang dibawanya didapati solar subsidi sebanyak 350 liter.
Keduanya ditangkap saat tengah melakukan pengisian di SPBU Talang Padang. Tidak hanya kedua pengemudi, polisi juga mengamankan operator yang melayani pelaku, Minggu (21/03/2024).
Polisi melakukan pengembangan yang kemudian terungkap modus baru dalam tindak pidana penyalahgunaan BBM atas perintah dua tersangka lainnya yang merupakan petugas SPBU.
“Modusnya menyalurkan bbm subsidi jenis solar pada dispenser biosolar (non-subsidi) jenis Dexlite kepada pelaku yang sudah dikenal lama, secara berulang menggunakan mobil pickup dan panther dengan tangki yang telah dimodifikasi serta melakukan penjualan tidak menggunakan barcode,” ucap Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Bagus Suryo Wibowo.
BBM subsidi jenis solar yang notabene dijual terbatas dengan penggunaan aplikasi My Pertamina, dapat dijual oleh pelaku tanpa antre serta dengan jumlah besar.
Baca Juga: Pegawai Bank di Sumsel Akui Bobol Uang Nasabah Rp 6,4 Miliar Buat Judi Slot
Polisi mengamankan dua orang pihak SPBU yakni JS (34) selaku manager SPBU dan HB selaku pengawas SPBU, pada Senin (22/03/2023).
Pelaku petugas SPBU itu menjual dengan harga Rp 8.500 perliternya dan sudah berlangsung selama delapan bulan terakhir.
“Tak hanya kepada pelanggannya petugas SPBU ini juga menjual kepada masyarakat dengan harga Dexlite senilai Rp14.900 perliternya dengan rata rata mampu menjual hingga 2000 liter,”ucap Bagus.
Kelima tersangka dijerat dengan pasal 55 UU RI nomor 22 tahun 2001 tentang migas sebagaimana telah diubah dalam pasal 40 angka 9 UU nomor 6 tahun 2023 tentang penetapan perpu nomor 02 tahun 2022 tentang cipta kerja menjadi undang-undang jo 55 kuhpidana. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 60 miliar.
“Kita juga melakukan pengembangan terhadap para pelaku lainnya dan pelanggan pelaku penyalahgunaan bbm subsidi pada SPBU Talang Padang yang disinyalir masuk ke warung warung kecil di sekitar area pertambangan,”ucap Bagus menjelaskan.
Tag
Berita Terkait
-
Pegawai Bank di Sumsel Akui Bobol Uang Nasabah Rp 6,4 Miliar Buat Judi Slot
-
Tergiur Upah Rp 25 Juta, Pria di Palembang Nekat Jadi Kurir 13 Kilogram Sabu
-
Jadwal Buka Puasa Kota Palembang dan Sekitarnya Selasa 2 April 2024
-
Mengerikan! Detik-detik Kapal Jukung Terbakar Saat Isi BBM di Bawah Ampera
-
Kronologi Kecelakaan Adu Kambing Mobil Dinas Kapolsek Gelumbang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap