SuaraSumsel.id - Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru tetiba melakukan pertemuan bersama dengan dua mantan bupati, di rumah kediamannya. Pertemuan itu pun kemudian ramai dibagikan di media sosial.
Herman Deru memang dipastikan untuk lagi bersama Mawardi Yahya, mantan wakil gubernurnya. Mawardi Yahya sudah lebih dahulu mengungkapkan keinginannya maju sebagai Gubernur Sumsel.
"Ditinggal" Mawardi Yahya, tampaknya Herman Deru makin menentukan calon penggantinya. Akhir pekan lalu, mantan Bupati OKU Timur ini mengundang mantan bupati Banyuasin, Askolani dan mantan bupati Lahat Cek Ujang ke kediaman.
Di kediaman Herman Deru juga mengajak keduanya bermain kuda yang juga dipelihara selama ini.
Pertemuan yang juga dibagikan mantan bupati Banyuasin, Askolani di media sosial tersebut ramai dikomentari netizen. Disebutkan jika mantan Gubernur Herman Deru tengah melakukan pendekatan sekaligus menjaring calon wakil gubernur (Wagub) yang akan bersama di Pilgub 2024.
Askolani di media sosial instagram miliknya mengungkapkan jika ia dan sekeluarga diundnag Herman Deru. Dalam kunjungan tersebut juga tampak Cek Ujang membersamai.
Dikatakan Ketua Pemenangan Ganjar-Mahfud wilayah kabupaten Banyuasin ini, kunjungannya ke rumah Herman Deru karena undangan.
"Jadi hari ini, pertama kali kita naik kuda seumur hidup," ujar Askolani.
Mengetahui itu, Herman Deru berkelakar jika kuda yang dinaikinya pertama kali ialah kuda sudah berusia besar. Meski kemudian Askolani tetap memanggil Herman Deru sebagai Gubernur.
Baca Juga: Sempat Buron, Ini yang Dilakukan Aiptu FN Saat Kabur Setelah Tembak Debt Collector
"Thanks pak Gub," ucapnya kemudian.
Postingan ini kemudian ramai dikomentari netizen yang berharap jika Herman Deru nantinya bisa bersama dengan Askolani di Pilgub Sumsel.
Tag
Berita Terkait
-
Sempat Buron, Ini yang Dilakukan Aiptu FN Saat Kabur Setelah Tembak Debt Collector
-
Aiptu FN Ngaku Senpi Digunakan Tembak Debt Collector Dibuang ke Sungai Musi 6
-
Jadwal Imsakiyah Wilayah Palembang dan Sekitarnya Senin 25 Maret 2024
-
Dicari! Aiptu FN DPO Setelah Tembak Debt Collector Karena Ditagih Tunggakan Cicilan
-
Pengakuan Istri Polisi yang Tembak dan Aniaya Debt Collector di Palembang
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?
-
Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok
-
Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo