SuaraSumsel.id - Sebuah cuitan di media sosial Twitter mendadak menjadi bahasan publik. Disebutkan jika ada kejadian dugaan pengelembungan suara yang dialami oleh salah satu partai saat perhitungan suara Pileg berlangsung.
Cuitan dari akun andi arief ini mengungkapkan pada situasi listrik padam, perhitungan suara legislatif atau Pileg diberhentikan. Perhitungan suara Pemilihan Legislatif atau Pileg dihentikan tengah malam tepatnya pukul 12 malam.
Setelah dihentikan, perhitungan suara tersebut disebutkan akan dilanjutkan pada keesokkan keharinya. Namun yang menjadi perhatian ialah kenaikan suara salah satu partai yang mendadak naik, yakni mencapai 27 ribu.
Akun tersebut kemudian dibagikan ulang banyak akun lainnya. Sejumlah komentar pun disematkan di cuitan tersebut dengan terus meninggalkan komentar ketidakpercayaaan pada lembaga penyelenggara, KPU.
"Ada-ada aja upaya curang Pileg. Saat rekapitulasi jam 12 tadi malam di kecamatan Sukarame palembang tiba-tiba mati lampu, saksi diminta pulang. Jam 6 pagi suara partai tertentu naik dari 21 ribu menjadi 27 ribu. KPU mohon selesaikan ini,"ucap akun tersebut.
Sejumlah netizen pun kemudian meninggalkan komentar.
"Kan udah dibilangin pemilu ini ugal2an curang nya mau pilpres maupun pileg, giliran pilpres yg udah udah terang benderang dari awal pencalonan pada gak percaya mampus lah situ," ujar netizen.
"Jangan teriak curang lah kalau pilpres anda tidak teriak curang kenapa pilek teriak curang . Mangkany hak angket ini harus jalan masa bangsa sebesar ini kalah/takut sama satu keluarga harga diri mu dimana?," sambung netizen lainnya.
Dikonfirmasikan hal ini, Ketua KPU Sumsel, Andika Pranata Jaya mengungkapkan jika apa yang beredar di media sosial tersebut sudah ditangani oleh Bawaslu.
Baca Juga: Musim Hujan di Sumsel Masih Berlangsung di Awal Maret Ini
"Silakan konfirmasi ke Bawaslu, masih dalam proses sidik," ucapnya kepada Suara.com, Minggu (3/3/2024).
Berita Terkait
-
Angin Puting Beliung Melanda Prabumulih, Puluhan Rumah Rusak Berat
-
Jokowi Tanya Tahu Makna Hilirisasi, Mahasiswa Muhammadiyah: Enggak Pak
-
Musim Hujan di Sumsel Masih Berlangsung di Awal Maret Ini
-
Detik-detik Mencekam Pelajar Tenggelam di Danau OPI, Sang Ibu Menangis Pilu!
-
Dugaan Oknum Dokter di Sumsel Lecehkan Istri Pasien Disidik Polisi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara