SuaraSumsel.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menggelar operasi pasar dan membagikan cabai gratis kepada warga di wilayah itu guna menekan angka inflasi.
PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengatakan kegiatan tersebut di pasar KM 5 dan Lemabang Kota Palembang.
Pihaknya menyediakan sebanyak 40 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), cabai merah keriting 300 kilogram, bawang merah 200 kilogram, bawang putih 200 kilogram, telur 210 kilogram.
Ia menjelaskan dalam kegiatan tersebut ada pembagian cabai 1/2 Kg, bawang merah dan bawang putih 1/4 Kg secara gratis. Mereka yang membeli beras dengan harga standar Rp 10 ribu per kilogram bisa memilih dari salah satu sembako tersebut.
Ada pula gula pasir dijual Rp 15.500 telur Rp 20 ribu, tepung Rp 10 ribu dan lainnya.
"Khusus cabai keriting dan bawang diberikan secara gratis ketika masyarakat berbelanja beras SPHP dalam kemasan 5 kilogram," katanya.
Ia mengatakan pasar murah itu akan digelar secara rutin hingga awal tahun 2023. Pelaksanaannya dilakukan dalam waktu seminggu empat kali, dan setiap hari Senin, Selasa dan Kamis.
"Operasi pasar akan terus kami lakukan sampai batas yang tidak ditentukan, minimal sekali dalam rangka Natal 2023 dan Tahun 2024, jadi sampai akhir tahun sampai awal tahun 2024 akan terus digelar pasar murah," ujarnya.
Kegiatan tersebut dalam rangka memastikan tidak ada lonjakan harga dan kebutuhan masyarakat terpenuhi sehingga masyarakat mudah untuk mendapatkan bahan pokok, kata Fatoni. [ANTARA]
Baca Juga: Alasan Ketua KONI Sumsel Yulian Gunhar Tak Mau Terima Gaji Bulanannya
Berita Terkait
-
Waskita Siapkan Kapasitas Tol Kayu Agung-Palembang Saat Arus Nataru
-
Tetiba Hantam Stasiun LRT Palembang, Nasib Supir Truk Asal Sumbar Nyangkut?
-
Alasan Ketua KONI Sumsel Yulian Gunhar Tak Mau Terima Gaji Bulanannya
-
Sumsel Catat Produksi Batu Bara Terbesar Sepanjang Sejarah, 94 Juta Ton Tahun Ini
-
PT Semen Baturaja Kelola Lingkungan Berkelanjutan, Diganjar Raih PROPER Hijau KLHK 2023
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer
-
Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa
-
DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?
-
4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan