SuaraSumsel.id - Seolah tidak sesuaai dengan penebelan nama kepada kawasan bekas lokalisasi terkenal di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) ini. Kampung baru di Palembang yang ditetapkan sebagai kampung tangguh anti narkoba ternyata masih banyak ditemukan pengguna narkoba yang datang ke kawasan ini.
Saa razia gabungan di kawasan tersebut, ditemukan puluhan wanita dan pengujung laki-laki yang kedapatan pengguna narkoba.
“67 pengunjung itu kedapatan positif pengguna narkoba setelah kita lakukan tes urine terhadap seluruh pengunjung,” ucap Direktur Ditresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Dolifar Manurung, Minggu (10/12/2023).
Razia yang dilakukan tim gabungan berlangsung pada Sabtu (09/12/2023) malam, hingga Minggu (10/12/2023) dinihari.
Saat dilakukan razia itu terdapat ratusan orang pengunjung, di mana keseluruhannya diminta untuk melakukan tes urine.
“Ada dua diskotik yang menjadi sasaran kita. Yakni diskotik Batman dan Golden Star yang berada di Eks Lokalisasi Kampung Baru,” terang Dolifar kemudian.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, dari hasil tes urine yang dilakukan seluruh pengunjung Diskotik Batman, ada sebanyak 39 orang yang positif memakai narkoba.
Kemudian, sebanyak 28 pengunjung diskotik Golden Start yang hasil tes urine juga terbukti mengonsumsi narkoba.
Kepada puluhan pengunjung yang urinenya positif narkoba ini akan dilakukan rehabilitasi.
Baca Juga: Achmad Yakub: Cegah Karhutlabun Butuh Kolaborasi Melibatkan Petani di Sumsel
“Pihak keluarga masing-masing dan keluarganya akan kita panggil,” katanya lagi.
Personel gabungan yang melakukan penggeledahan di diskotik Batman juga ditemukan satu butir pil ekstasi.
“Barang bukti itu sengaja dibuang oleh pengunjung penggrebekan,” ujarnya.
Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang dalam hal ini Ditres Nakroba dan Satres Narkoba terus akan melakukan razia, untuk memerangi peredaran narkoba.
Tag
Berita Terkait
-
Saat Digitalisasi BRImo Menerobos Pasar Tradisional Sampai Kalangan Profesional Palembang
-
Achmad Yakub: Cegah Karhutlabun Butuh Kolaborasi Melibatkan Petani di Sumsel
-
Awal Masa Kampanye, Elektabilitas Prabowo Subianto Moncer Karena Ini
-
Situasi Sulit, Manajer Dan Suporter Sriwijaya FC Tuntut Hal Ini Pada PJ Gubernur Agus Fatoni
-
Investasi Bodong DO Sawit di Jambi Terungkap, Suami Istri Menipu Sampai Rp 5 Miliar
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
Thai Street Buka Outlet Terluas di Indonesia di Palembang Icon Mall, Ada Tom Yum hingga Mango Sticky
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?