Serdam Tanjung Sakti dan Pagar Alam
Alat musik tiup asatu-satunya yang juga terkenal di Sumatera Selatan. Alat musik ini terbuat dari bambu. Serdam biasanya digunakan untuk mengiringi vokal sastra lisan seperti muayak, hahadoh, hahiwang serta musik pengiring tarian bersamaan dengan alat musik tradisional Sumatera Selatan lainnya.
Suling Musi Rawas
Seruling atau suling merupakan alat musik dari keluarga alat musik tiup kayu yang biasanya terbuat dari bambu. Suara seruling berciri lembut serta dapat dipadukan dengan alat musik lainnya dengan baik.
Seruling modern untuk para ahli umumnya terbuat dari perak, emas, atau pun bisa campuran keduanya. Sedangkan seruling untuk pelajar umumnya terbuat dari nikel-perak, atau logam yang dilapisi perak.
Genggong Pagar Alam
Alat musik nan juga banyak ditemukan di Sumatra Selatan, banyak ditemukan di Pagar Alam. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup, sama seperti harmonika.
Alat musik tradisional khas Sumatra Selatan ini dibuat dari sebilah bambu, pelepah enau/ logam dan juga kayu.
Adapun cara memainkannya ialah dengan tangan kiri memegang genggong, sementara di bagian sisinya dilekatkan pada bibir. Adapun,, tangan kanan tinggal memainkan lidah getar yang terdapat pada genggong tersebut.
Baca Juga: Sumsel Ekspor Puluhan Ribu Kilogram Paha Kodok Senilai Rp2,3 Miliar ke Prancis
Lalu akan muncul bunyi yang khas.
Terbangan Rabana Palembang
Alat musik rebana berasal dari Arab, yang memungkinkan adanya akulturasi budaya Arab di Sumatera Selatan (Sumsel). . Pemain musik ini mampu memainkannya dengan cara berdiri atau duduk.
Alat musik rebana digunakan untuk mengiringi lagu, menandai bagian lagu sekaligus instrumen yang dipukul ini berbentuk silinder dengan permukaan nan bulat. Rebana nan juga dikenal sebagai terbangan Rabana menghasilkan nada dengan cara dipukul menggunakan tangan.
Bagian permukaan rebana biasanya berwarna cerah sedangkan bagian samping berwarna lebih gelap. Ada bagian pengikat kayu lembut atau rotan, guna berbentuk silang atau lurus guna merekatkan bagian atas sekaligus samping.
Gong Palembang
Berita Terkait
-
Sumsel Ekspor Puluhan Ribu Kilogram Paha Kodok Senilai Rp2,3 Miliar ke Prancis
-
Supervisor BSI Palembang Bersaksi di Kasus Kredit Macet KUR BSI Bengkulu
-
Sejumlah Pejabat Polda Sumsel Dimutasi di Akhir Tahun 2023, Berikut Daftar Lengkapnya
-
Tragis, Wanita di Palembang Tersungkur Sampai Tergeletak di Jalan Setelah Dihajar Jambret
-
Modus Mengobati dari Gangguan Jin, IRT di Lubuklinggau Dicabuli Paranormal
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga