Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) Arianto mengatakan pengetahuan masyarakat terhadap pemilu memotret peluang 18 partai politik pilihan masyarakat (elektabilitas).
Secara berurutan dan terperinci, dukungan (elektabilitas) parpol adalah sebagai berikut. Nasdem (19,8 persen), Gerindra ( 16 persen), Golkar (15 persen), PDI-P ( 11,5 persen), PKB (10,1 persen), PKS (6,9 persen), Demokrat ( 4 persen), Hanura ( 1,2 persen), PBB (0,9 persen), PAN (0,7 persen), Gelora (0,4 persen), PPP ( 0,3 persen), PKN ( 0,3 persen), PSI (0,1 persen), Perindo (0,1 persen), Garuda ( 0,0 %), Buruh ( 0, 0 %), Ummat ( 0,0 persen) dan massa mengambang yang belum menentukan pilihan (12,7 persen).
“Faktor seringnya anggota DPR RI partai Nasdem Fauzi H Amro turun menyerap aspirasi masyarakat kota Lubuk Linggau juga merupakan salah satu faktor pendongkrak kuat naiknnya elektabilitas partai Nasdem”, sambungnya.
Dia memprediksikan kedepan dipastikan aka ada gejolak elektabilitas antar partai karena garis finis untuk menuju pemilu 14 Febuari 2024 semakin dekat.
Berita Terkait
-
Siswi SD di Pangkalpinang Alami Perudungan dan Penganiayaan, Videonya Viral Sulut Emosi
-
Harga Cabai di Sumsel Makin Naik, Pemicunya Berulang Tiap Tahun
-
Solidaritas untuk Palestina, 3 Hal Ini Disarankan Kemanag Sumsel pada Umat Islam
-
3 Aggota Polres Muratara Ditusuk Saat Gerebek Pasar Malam, Wakapolda Beri Instruksi Ini
-
Cerita Polisi di Sumsel Ditipu Perwira, Dijanjikan Naik Pangkat Kapolsek asal Setor Rp150 Juta
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi
-
Putus Cinta Berujung Polisi, Keluarga Korban Serahkan Pemuda Palembang Diduga Sebar Foto Bugil
-
Herman Deru Cek Langsung Usaha Sultan Muda Sumsel, Sebut Hasilnya Mulai Terlihat
-
Paus 13 Meter Terdampar di Permukiman Warga Banyuasin, Sempat Rusak Rumah hingga Diikat
-
Sudah Bayar Parkir, Mobil Pengunjung PS Mall Palembang Tetap Dibobol, Laptop dan iPad Raib