SuaraSumsel.id - Seorang polsi di Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami penipuan oleh rekan sejawatnya yang sesama oknum perwira polisi. Korban mengaku dijanjikan naik pangkat menjadi kapolsek asal membayar uang Rp150 juta.
Kongkalikong ini terungkap dalam sidang dengan JPU Sumsel dengan menghadirkan salah satu saksi di pengadilan negeri Palembang, Sumsel.
Saksi tersebut bercerita jika terdakwa Ivan Herwanto menjanjikan bisa mengisi posisi Kapolsek Air Sungihan. Dia sempat menyatakan jika banyak yang ingin mengisi posisi tersebut.
"Karena itu diperlukan uang Rp150 juta dengan mutasi dan pangkat baru. Namunn jika korban tidak maka uang tersebut akan dikembalikan," ujar saksi menceritakan bagaimana polisi pangkat perwira di Sumsel yang tertipu oleh rekan sejawatnya.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, saksi korban juga menjelaskan jika terdakwa meminta uang sebanyak dua kali. “Sejak uang saya serahkan dan ditunggu selama tiga bulan keluar daftar mutasi, akan tetapi nama saya tidak ada dalam mutasi itu yang mulia,” ungkap saksi Andi.
Setelah mendengarkan keterangan saksi tersebut, terdakwa Ivan Herwanto pun tidak menyangkal atas akal bulusnya menjanjikan jabatan di tubuh Polri tersebut.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, berdasarkan dakwaan jaksa penuntut pada hari Minggu saksi Andi Pratama yang sedang berada di Mako Polsek Karang Dapo bertemu dengan saksi Aipu Teguh menyampaikan perihal mutasi yang terkendala
Pelaku memastikan pada saksi dan korban jika bisa mengurus mutasi ke Polda SUmsel.
Saksi kemudian berkomunikasi dengan terdakwa yang diketahui ialah perwira polri yang bertugas di Polsek Pedamaran OKI.
Baca Juga: Ketum Megawati Soekarnoputri Dan Capres Ganjar Pranowo Akan Kampanye Akbar di Sumsel
Selanjutnya 20 Desember terdakwa kembali meminta saksi mentransfer Rp50 juta, lalu pada 29 Desember 2022 kembali mengantri kekurangan uangnya.
Diketahui dalam sidang, jika terdakwa menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi dan keluarga.
Berita Terkait
-
Terbengkalai Sepi Penjual, Pasar Ikan Palembang Bakal Gratiskan Lapak Setahun
-
Heboh Kampus di Palembang Gelar Acara Pesta Mahasiswa Dengan Nuansa Klub
-
Setelah Feeder LRT Mogok Kerja, Kini Trans Musi Teman Bus Palembang Stop Operasi
-
Kondisi Terkini 3 Anggota Polres Muratara Ditusuk Bandar Judi Saat Gerebek Pasar Malam
-
Ketum Megawati Soekarnoputri Dan Capres Ganjar Pranowo Akan Kampanye Akbar di Sumsel
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
Kronologi Hacker Selapan Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih, Bermula dari Password
-
Rp8,68 Miliar untuk Rumah Dinas DPRD Sumsel di 2026, Apa Pertimbangan di Baliknya?
-
7 Alasan Lapangan Hatta Jadi Spot Olahraga Pagi Favorit di Palembang, Ramai Komunitas Sehat