SuaraSumsel.id - Aksi bela Palestina dan Masjidil Aqsha kembali berlangsung di kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Ratusan warga berkumpul di halaman Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Minggu (12/11/2023).
Aksi dukungan tersebut pun berlangsung dari pagi dengan jumlah peserta aksi berkumpul baik dari anak anak hingga orang dewasa berkumpul melantunkan sholawat nabi.
Masyarakat yang datang tak hanya berasal dari kota Palembang, melainkan juga dari sejumlah daerah sepert dari Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ilir.
Mereka datang mengenakan pakaian muslim nan disertai atribut berlambang bendera negara Palestina. Sebagai bentuk dukungan massa yang hadir membentangkan Bendera Palestina dan Bendera Indonesia secara berdampingan dengan ukuran yang cukup besar di tengah tengah kerumunan masa.
Anggota DPRD Sumsel, OPD, tokoh masyarakat, dan ormas turut hadir dan memberikan orasi yang isinya adalah bentuk penolakan penjajahan oleh Israel terhadap Palestina.
Terlihat juga dalam aksi solidaritas bela Palestina dan Masjidil Aqsha, panitia menyediakan posko penggalang dana yang akan dikirim ke Palestina.
Salah satu massa yang hadir Rachmad (35) berdoa agar serangan ke Palestina dapat dihentikan oleh negara Israel.
“Bukan hanya tentaranya yang menjadi korban masyarakat sipil terutama wanita dan anak anak sudah banyak yang meninggal akibat serangan Israel terhadap Palestina,” ucap dia yang berharap serangan terhadap rakyat Palestina dapat segera berakhir, Minggu (12/11/2023).
Sementara Deri (18) pendemo dalam aksi solidaritas mengharapkan penindasan penindasan yang terjadi terhadap rakyat Palestina dapat segera berakhir.
Baca Juga: Sumsel Terima Dana Hibah Pemilu Sampai Rp 1,4 Triliun
“Kami sebagai umat muslim, ketika melihat saudara kita sesama muslim di bombardir tentu tidak terima, kami datang kesini memberikan dukungan dan doa untuk keselamatan rakyat Palestina,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Cuap-Cuap Politik Utopia Collaboration Space Bahas Pemilu dari Versi Anak Muda
-
Bahasa Komering Menjadi Mata Pelajaran Muatan Lokal Pelajar SD di OKU Timur
-
Puluhan Pemilik Kapal Tongkang di Muba Desak Bupati Ubah Ketinggian Jembatan Sungai Lalan
-
Ditargetkan Selesai Februari 2024, Ini Keunikan Flyover Simpang Sekip Palembang
-
Cawapres Gibran Rakabuming Bakal Berakhir Pekan di Palembang, Berikut Sejumlah Agendanya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi
-
Qlola by BRI Hadir dengan Tampilan Baru, Bawa Solusi Digital untuk Kebutuhan Bisnis
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK