Kapal tongkang. Puluhan pemilik kapal tongkang di Muba desak Bupati ubah ketinggian tiang jembatan P6 Sungai Lalan[Shutterstock]
Dedi menuturkan, setiap hari ketika angkutan kapal tongkang dihentikan, pendapatan negara melalui royalti PNBP sebesar Rp5 milyar menjadi terhenti. Dampak ini tidak hanya akan dirasakan oleh Pemkab Muba tetapi juga oleh provinsi sebagai daerah penghasil. Ini menciptakan tekanan serius terhadap keberlanjutan ekonomi dan investasi di daerah tersebut.
Berita Terkait
-
Ditargetkan Selesai Februari 2024, Ini Keunikan Flyover Simpang Sekip Palembang
-
Cawapres Gibran Rakabuming Bakal Berakhir Pekan di Palembang, Berikut Sejumlah Agendanya
-
Sumsel Terima Dana Hibah Pemilu Sampai Rp 1,4 Triliun
-
Inflasi Sumsel Lebih Tinggi dari Nasional, 6 Solusi Ini Ditempuh Pemprov
-
RUPSLB PT Semen Baturaja Angkat Dewan Komisaris Dan Direksi Baru
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?
-
Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?
-
Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?
-
Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?
-
Wabup Iwan Tuaji Segera Disidang, Terungkap Lagi Perkara Rp872,5 Juta dari Proyek PALI