SuaraSumsel.id - Jalan tol Trans Sumatera (JTTS) Indralaya-Prabumulih membuat jarak tempuh makin singkat. Setidaknya menuju ke Palembang membutuhkan jarak tempuh 1 kilometer (Km).
Berikut 5 fakta menarik mengenai jalan tol Indralaya-Prabumulih yang membuat jarak tempuh ke Palembang hanya akan 1 jam.
Memasuki triwulan III-2023, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) tengah mempersiapkan operasional jalan tol Indralaya-Prabumulih dengan panjang 64,5 Km.
Berikut 5 fakta menariknya jalan tol yang dibangun sejak pertengahan tahun 2019.
1. Konstruksi jalan tol ini telah rampung 100% dan telah menerima Sertifikat Laik Operasi (SLO).
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo mengatakan jika telah dikeluarkannya Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 872/KPTS/M/2023 pada akhir juli lalu, maka Jalan Tol Indralaya – Prabumulih siap untuk dioperasikan dalam waktu dekat.
“Sebelumnya, jalan tol ini telah kita fungsionalkan secara khusus untuk mendukung arus mudik lebaran 2023. Antusiasme masyarakat yang cukup besar, menjadi komitmen Hutama Karya untuk memastikan pemenuhan standar manajemen dan keselamatan lalu lintas bagi pengguna jalan tol. Hal ini didukung dengan dilakukannya serangkaian Uji Laik Fungsi (ULF) yang telah dilakukan juga pada bulan Juni lalu,” ujar Tjahjo.
2. Dilengkapi dengan 18 jembatan
Secara keseluruhan, jalan tol yang dirancang dengan kecepatan 100 km/jam ini dilengkapi dengan 2 simpang susun sekaligus 18 jembatan, serta bangunan pendukung jalan tol yaitu 2 rest area.
Baca Juga: Kampus di Sumsel Ini Kenalkan Energi Bersih Bersumber Dari Tenaga Surya
3. Mempersingkat waktu tempuh 1 jam dari Palembang
Diperkirakan jika melalui tol ini, hanya membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam dari Palembang menuju Prabumulih, dimana jika menggunakan jalan arteri akan menghabiskan waktu mencapai 2 jam. Hal ini kemudian juga dapat mempersingkat waktu tempuh dari Prabumulih menuju Bandara Mahmud Badaruddin II Palembang.
4. Konstruksi Jalan Tol Indralaya – Prabumulih dibangun sejak pertengahan tahun 2019.
Pengerjaan pada morfologi tanah yang bervariasi pada proyek ini membutuhkan penanganan khusus diantaranya dengan penggunaan inovasi teknologi geofoam pada oprit jembatan.
Geofoam merupakan material balok dengan bobot ringan yang bertujuan untuk menanggulangi lapisan tanah yang labil yang berfungsi sebagai pengganti timbunan.
Geofoam dapat meminimalisir penurunan jalan yang biasanya terjadi pada titik semu antara timbunan dengan struktur sehingga dapat memperlambat amblesan atau penurunan tanah selama masa layanan jalan tol.
Tag
Berita Terkait
-
Infrastruktur Jalan Tol Trans Sumatera Berlanjut, Tol Lingkar Pekanbaru Mulai Dibangun
-
Bursa Angkat Suara Soal Rencana Inbreng Saham Waskita Karya
-
Saham Waskita Karya mau Diimbreng, Hutama Karya Tanggung Utang?
-
Tahun Depan, Waskita Karya Tak Lagi Berstatus Perusahaan Pelat Merah, Jadi Anak Usaha Hutama Karya
-
Waskita Merana Soal Keuangan, Hutama Karya Mau Ambil Alih Proyek Tol Bocimi Seksi 3?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita
-
Listrik Padam Lagi di Palembang Pekan Ini, Cek Apakah Wilayah Anda Terdampak
-
Harga Emas Palembang Naik Lagi, Kini Tembus Rp14,3 Juta per Suku
-
Bank Sumsel Babel Hadirkan Kembali Safe Deposit Box, Solusi Aman Aset Berharga