SuaraSumsel.id - Penyidikan terhadap dugaan kasus korupsi pembangunan pasar Cinde Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) terus berlanjut. Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi atau Kejati Sumsel telah memeriksa sejumlah pejabat di tingkat Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Palembang.
Dari hasil peyelidikan yang dilakukan kejaksaan diketahui adanya dugaan indikasi korupsi dalam pembangunan pasar yang punya sejarah arsitektur khas tersebut.
Pada Rabu (23/8/2023), tim penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumsel memeriksa mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Kota Palembang 2017-2018, sebagai saksi penyidikan dugaan korupsi mangkraknya Pasar Cinde Palembang.
Kasi Penkum Kejati Sumsel Vanny Yulia Eka Sari membenarkan hal tersebut. “Hari ini penyidikan dugaan korupsi Pasal Cinde Palembang berlanjut, dengan memanggil dan memeriksa satu orang saksi tersebut,” ujarnya melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Diketahui Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akhirnya resmi melakukan pemutusan kontrak pembangunan Pasar Cinde dengan PT Magna Beatum Aldiron Plaza Cinde dengan nilai anggaran Rp330 miliar yang dilakukan sejak Juni 2018.
Namun saat Pandemi Covid-19 melanda, pembangunan Aldiron Plaza Pasar Cinde terbengkalai tanpa pekerjaan hingga saat ini. Awalnya pembangunan pasar ini ditujukan guna meningkatkan geliat ekonomi di kawasan integrasi Light Rail Transit (LRT) Sumsel.
Sayangnya kekinian rencana pembangunan pasar Cinde itu tidak teralisasi, bahkan pembangunan hanya ditutup menggunakan dinding seng setinggi sekitar 2 meter ini terkunci rapat. Kondisi pasar Cinde ini pun makin sembrawut saat ini.
Berita Terkait
-
Tak Laku Dijual Karena Harga Naik, Banyak Telur Ayam di Palembang Membusuk
-
Hiburan Tarian Korea di Fakultas Adab Kampus Islam Raden Fatah Tuai Kritikan
-
Tetiba Pukul Dan Cekik Murid Saat Main di Ruang Kelas, Guru SMP di Palembang Dipolisikan
-
Detik-Detik Pencurian 3 HP di Mal Mewah di Palembang Viral Setelah Terekam CCTV
-
Disebut Maju Ke Senayan, Nama Wali Kota Harnojoyo Tak Masuk DCS Partai Demokrat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?