SuaraSumsel.id - Wali murid di Palembang Sumatera Selatan (Sumsl) tidak terima anaknya F (14) menjadi korban penganiayaan dilakukan guru SMP nya di sekolah. Sang ayah yang warga jalan Pipa Jaya Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring pun memilih melaporkan guru ini ke polisi.
Dalam laporannya sang ayah mengatakan peristiwa yang dialami anaknya terjadi, pada Selasa (22/8/2023) sekitar pukul 11.00 WIB, di dalam ruang kelas sekolah.
Kejadian bermula saat korban F sedang bermain dengan temannya di dalam kelas. Tetiba F dihampiri gurunya lalu menampar dua kali di pipinya.
“Anak saya ini kelas 1 SMP, pulang sekolah menangis, dia bercerita dengan saya bahwa dirinya sudah ditampar oleh guru pria di dalam kelas sebanyak dua kali di bagian pipi sebelah kiri, juga lehernya dicekik,” jelas Firli, di wawancarai usai buat laporan polisi, pada Selasa (22/8/2023) siang.
“Saya tidak terima pak atas perlakuan guru itu, oleh karena itulah saya melapor ke sini, biar gurunya bisa bertanggung jawab atas ulahnya terhadap anak saya. Seharusnya guru itu, marah dan tegur saja, jangan main fisik,” pungkasnya.
Laporan pelapor tentang tindak pidana kejahatan perlindungan anak UU no 35 tahun 2014 tentang perubahan UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 76C UU 35/2014 dan atau 80, telah diterima pihak SPKT Polrestabes Palembang.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, laporan akan ditindaklanjuti oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang.
Berita Terkait
-
Detik-Detik Pencurian 3 HP di Mal Mewah di Palembang Viral Setelah Terekam CCTV
-
Disebut Maju Ke Senayan, Nama Wali Kota Harnojoyo Tak Masuk DCS Partai Demokrat
-
Nekat Curi Gerobak Bakso Sampai Viral Terekam CCTV, Alasan Raja Bikin Polisi Geram
-
Survei Cawako: Wong Palembang Lebih Pilih Sosok Birokrat Ketimbang Orang Parpol
-
BREAKING NEWS! Perayaan 17 Agustus di Palembang Mendadak Dibubarkan Polisi
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap
-
Bisnis Properti Sumsel Tak Lagi Baik-Baik Saja, REI Ungkap Penurunan Permintaan di Semua Segmen