SuaraSumsel.id - Polisi berhasil mengungkapkan peredaran narkotika jenis sabu antar pulau yang akan beredar di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Diperkirakan, sabu sebanyak itu berasal dari Malaysia yang menempuh perjalanan melalui Riau.
Dari tangan tersangka, anggota Satres Narkoba berhasil mengamankan barang bukti Shabu seberat 5 kilogram. Pengungkapannya bermula ketika anggota mendapatkan informasi dari masyarakat lalu dilakukan penyamaran.
Anggota berhasil meringkus tersangka YG sedang duduk di atas sepeda motor di Jalan R Sukamto, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, pada Senin (4/7/2023) pukul 20.45 WIB dengan ditemukan 1 kilogram sabu terbungkus plastik hijau bertuliskan Qing San.
Dari pengecekan itu anggota mendapati tempat penyimpanan shabu di jalan Kol H Burlian, lorong Langgar, Kecamatan Sukarami Palembang.
“Anggota langsung menuju ke lokasi kedua dan ditemukan lagi empat kilogram narkotika jenis shabu di dalam tas ransel terletak di bawah pohon pisang,” ungkap Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono.
Perwira polisi berpangkat melati tiga di pundaknya ini menjelaskan, dalam sistem penjualan dan pemasarannya, tersangka bekerja atas perintah seorang bandar berinisial F (DPO).
“Shabu ini sendiri berasal dari Pekanbaru, Riau. Bisa jadi barang haram tersebut berasal dari Malaysia dengan nilai jual Rp 5 miliar,” ucapnya.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU RI no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya maksimal penjara seumur hidup atau hukuman mati
Baca Juga: Tanpa Malu, Imam di Sumsel Perlihatkan Alat Kelamin Saat Live di Media Sosial
Berita Terkait
-
Kontra Thailand di Semifinal AFF U-19, Timnas Putri Indonesia Mainkan Strategi Ini
-
Tanpa Malu, Imam di Sumsel Perlihatkan Alat Kelamin Saat Live di Media Sosial
-
Ditahan Satu Malam di Lapas Wanita, Lina Mukherjee Ngotot Ajukan Penangguhan
-
Mangkrak Lama, Pasar Cinde Butuh Rekonstruksi Gubernur Herman Deru
-
Lina Mukherjee Ditahan Jaksa, Ustaz Pelapor Beri Pesan Menohok Ini
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar