SuaraSumsel.id - Kehidupan pekerja kebersihan di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi sorotan publik. Setelah pengakuan dari salah seorang anak pekerja harian lepas atau PHL yang viral di media sosial.
Pasukan kebersihan atau dikenal dengan pasukan kuning yang bertugas membersihkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) di kota Palembang, menjadi sorotan.
Anak penyapu jalan menyebut jika pengawas dari DLHK berinisial ‘R’ telah memotong gaji orang tuanya Rp100 ribu per minggu.
Dalam unggahan yang dibagikan, ia pun menyertakan bukti percakapan dengan pengawas yang disebut bernisial R yang mulanya menayakan apak bisa saudaranya menggantikan pekerjaan Ibunya sebagai penyapu jalan setelah sang ibu meninggal.
Kemudian, ia juga mengaku memiliki bukti pesan permintaan oknum pengawas kepada ibunya yang memotong Rp100 ribu per minggu dari upah yang diterima sebagai penyapu jalan.
Setelah cerita ini viral di media sosial, Pemerintah pun buka suara.
Kepala DLHK Kota Palembang Ahmad Mustain menyebutkan telah melakukan pemeriksaan terhadap oknum yang dilaporkan anak penyapu jalan tersebut. “Hasil BAP dari kami kemudian akan diserahkan ke Inspektorat dan BKPSDM,” katanya.
“Kemudian jika terbukti akan dipecat dan tidak lagi menjadi bagian dari DLHK ataupun Pemerintah Kota Palembang,” sambungnya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Baca Juga: Ketua KONI Sumsel Hendri Zainuddin Diperiksa Kasus Korupsi Dana Hibah Rp 37 Miliar
Berita Terkait
-
Ketua KONI Sumsel Hendri Zainuddin Diperiksa Kasus Korupsi Dana Hibah Rp 37 Miliar
-
'Pak Jokowi, Tolong', Remaja di Sumsel Laporkan Jaksa Paksa Damai Perkara Dengan Ancam Dipenjara
-
Ratusan Ribu Benih Lobster Ekspor Ilegal Gagal Diselundupkan di Sumsel
-
5 Fakta Camat Kemuning yang Berharta Miliaran: Istri Pamer Jalan-jalan ke Luar Negeri
-
Camat Kemuning di Palembang Dinilai Punya Aset Tak Wajar, Harta Miliaran tapi 5 Tahun Tak Lapor LHKPN
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tanggap Bencana Sigi, Kilang Plaju Salurkan 75 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Gempa
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA