SuaraSumsel.id - Seorang petani asal Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan (Sumsel), Karto Yitno Ahmad akhirnya terkabul memunaikan ibadah haji tahun ini. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, yakni 105 tahun, ia pun menunaikan ibadah haji setelah 10 tahun menabung.
Mbah Karto mengakui jika dirinya menabung selama 10 tahun agar bisa mendaftar mengikuti pelaksanaan ibadah haji. Dia pun bersyukur bisa menunaikan ibadah haji pada tahun ini.
Meski sudah memasuki usia di atas 100 tahun, ia tidak patah semangat guna melaksanakan ibadah haji yang menjadi kewajiban setiap muslim yang mampu.
"Tetapi bersyukur berangkat melaksanakan ibadah haji pada tahun ini. Walaupun sudah memasuki usia 105 tahun. Itu tidak membuat dirinya patah semangat sebab melaksanakan ibadah haji menjadi kewajiban dan bekal untuk kematian,” aku Mbah Karto.
Sebagai calon haji tertua asal Sumsel itu ia pun rajin ibadah shalat malam atau tahajud.
Hal itu disampaikan Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) OKU Timur Husni saat diwawancarai wartawan di Asrama Haji Palembang, Jumat.
”Berdasarkan cerita keluarga Mbah Karto yang saya dapatkan, beliau selalu rutin mandi sebelum melaksanakan Shalat Tahajud, mungkin hal ini yang menjadi rahasia umur panjang beliau,” katanya.
Mbah Karto menghindari makanan yang berminyak dan selalu mengkonsumsi makanan yang direbus.
Husni menjelaskan Karto merupakan calon haji yang seharusnya berangkat pada tahun 2020, namun tertunda akibat pandemi COVID-19. ”Beliau mendaftar untuk mengikuti pelaksanaan ibadah haji dan melunaskannya pada tahun 2017 yang seharusnya berangkat pada tahun 2020, namun tertunda keberangkatannya akibat pandemi COVID-19,” ujarnya. {ANTARA]
Baca Juga: Korupsi Dana Hibah KONI Sumsel Rp 37 Miliar, Ketua Cabor Bergantian Diperiksa Kejati
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kisah calon haji tertua asal Sumsel, rutin mandi sebelum Tahajud
Berita Terkait
-
Menghidupkan Klaster Digital di Kampung Kain Tuan Kentang Palembang
-
Pelaku Cabul yang Jalani Ritual Sumpah Pocong di Palembang Akhirnya Ditahan
-
Sejumlah Spa Dan Refleksi di Palembang Mempekerjakan Anak di Bawah Umur
-
Emosi Karena Tak Diberi 'Jatah' Selama Ramadhan, Suami di Sumut Robek Vagina Istri Sampai Luka Parah
-
Bermalam di Kantor Bupati, Ratusan Nelayan Toboali Bangka Selatan Menolak Tambang Timah: Pak Jokowi, Tolong Kami
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Dukung Transformasi PMI di Taiwan Menjadi Wirausaha Produktif
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang