SuaraSumsel.id - Pandemi Covid 19 yang melanda Indonesia juga di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), membuat warga di Kelurahan 24 Ilir menghabiskan banyak waktu di kediamannya.
Situasi ini pun kemudian dioptimalkan sosok Rudi Harsam agar lebih bermanfaat bagi warga.
Sekitar tahun 2018 lalu, pensiunan TNI Angkatan Laut (TNI AL) ini membeli sebidang tanah yang dijadikan lokasi pembuangan sampah liar oleh warga. Melihat situasi ini, ia pun tergerak mengubah perilaku buruk tersebut.
Awalnya, ia mengubah sampah-sampah plastik menjadi barang-barang hiasan yang lebih eksotis. Misalnya mengubah tutup botol air mineral menjadi hiasan baik yang digantung atau yang disematkan di dinding.
Tak lupa, kerajinan barang bekas tersebut kemudian diberikan warna-warna yang mencolok sehingga menarik saat difoto atau diabadikan di media sosial.
Sebidang tanah itu pun kemudian menjadi pusat bertanam hidroponik nan hijau. Banyak tanaman baik sayur, seperti bayam brazil, buah-buahan, aglaonema yang dibudidayakan sekaligus dijual. Rudi pun melengkapi sistem bertani ini dengan peternakan ikan.
Semilir air yang kemudian menambah kesan alami bertani dan sejuk kawasan ini. Di bagian ruang lainnya, tepat di bawah rumah panggung di samping tanah tersebut juga dibudidayakan tanaman jamur tiram.
Menurut Rudi, kampung sayur yang diberi nama kampung sayur Cempako tidak hanya sekadar menjadi sarana bertani, namun lebih meluas kepada kegiatan sosial kehidupan bermasyarakat.
Rudi pun sering menggelar sejumlah kegiatan sesuai dengan kebutuhan warga di sebidang ruangan yang berlokasi di samping lokasi budidaya tersebut. Misalnya digelar pengajian, tempat rapat, menerima sejumlah kunjungan dan perkumpulan warga lainnya.
Baca Juga: Brantas Abipraya Bangun Jalan Tol Penghubung Sumsel dengan Jambi
“Sering juga kita nobar atau nonton bareng misalnya memutar YouTube bersama mencari tahu bagaimana cara menanam, atau memilih budidaya tanaman lainnya,” ujar Rudi saat dikunjungi Suara.com akhir pekan lalu.
Figur Inspiratif Lokal atau Local Heroes BRI kekinian berhasil merangkul puluhan kepala keluarga di dua kelurahan seperti RT 15, Rt 17, 19 di Kelurahan 26 Ilir dan 24 Ilir Palembang.
“Saat pandemi kegiatan kami beragam, bikin masker, bertanam, berjualan hasil tanaman, bikin kerajinan sampah plastik, pelatihan remaja potong rambut, sehingga warga makin sering menjadikan lokasi kampung sayur menjadi kegiatan produktif dan bermanfaat,” ujarnya sumringah.
Atas padat kegiatan urban farming ini, kampung sayur Cempako pun diganjar padat penghargaan, seperti Desa Brilian BRI 100 bite, dengan tiga perolehan penghargaan yakni foto terbaik, peserta paling kompak, sekaligus local heroes 2022.
Selain itu, menjadi harapan 1 kampung kreatif, juara 3 kampung kreatif tingkat nasional, Desa Wisma lomba hatinya PKK kota Palembang dengan penghargaan dua tahun berturut-turut, lalu 10 besar urban farming BRI se Indonesia di hari Kartini.
“Juga meraih juara 2 berhidroponik di tengah pandemi dari Pertamina, penerima CSR Pegadaian peduli, dan secara personal meraih prajurit berprestasi pejuang lingkungan pemanfaatan barang bekas dari kepala staf TNI,” pungkas Rudi.
Tag
Berita Terkait
-
Urban Farming Ala BRI, Ubah Lahan TPS Liar Jadi Pusat Ekonomi Warga Palembang
-
Kronologi Dokter di Palembang Tertipu Jastip Tiket Konser Coldplay, Rp 12,5 Juta Raib
-
Dokter di Palembang Tertipu Jastip Tiket Konser Coldplay, Rugi Rp12,5 Juta
-
Meski Jalani Ritual Sumpah Pocong, Keluarga Korban Cabul Minta Pelaku Ditahan
-
Istri di Palembang Tak Sudi Suami Dituduh Maling Sampai Tewas Dihakimi Massa: Tak Yakin Mencuri
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Sumsel Siapkan Lompatan Ekonomi Baru lewat Task Force Investasi
-
Bukan Sekadar Kurban, Kilang Pertamina Plaju Hadirkan Kepedulian dan Kebersamaan untuk Warga
-
Batas Waktu Takbiran Idul Adha 2026, Sampai Kapan Takbir Masih Disunnahkan?
-
Doa Malam Idul Adha yang Dianjurkan Dibaca, Amalan Mustajab agar Hajat dan Rezeki Dimudahkan