SuaraSumsel.id - Peristiwa main hakim sendiri mengakibatkan seorang maling di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) tewas. Lebih menyedihkannya lagi, tersangka maling tersebut ditinggalkan tewas tergeletak di jalanan.
Peristiwa kriminalitas ini terjadi di Desa Q1 Tambah Asri Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas. Informasinya, peristiwa pengeroyokkan terhadap maling berjenis kelamin pria tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 wib.
Saat warga desa mengeroyok dikatakan jika situasinya masih gelap dan sebagian warga lainnya khawatir untuk keluar rumah.
“Kejadiannya sekira jam 03.00 WIB, mau sahur itu,” kata seorang sumber warga desa,
Peristiwa main hakim sendiri tersebut terjadi sekitar Desa Q1 Tambah Asri, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas.
Kapolres Mura, AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kasat Reskrim, AKP Muhammad Indra Prameswara membenarkan peristiwa tersebut.
Kepada awak media ia anggotanya sudah menuju TKP dan menemukan korban yang sekaligus tersangka maling sudah tidak bernyawa di jalanan desa.
Berita Terkait
-
Sedih! Ibu di Palembang Sengaja Tinggalkan Bocah 5 Tahun, Lari Naik Angkot
-
Ketua PaSKI Sumsel Fikri Haikal Lantik 17 Korwil di Sumsel Comedy Festival 2023
-
Jadwal Buka Puasa Kota Prabumulih 4 April 2023 Dilengkapi Dengan Doa
-
Jadwal Buka Puasa Kota Palembang 4 April 2023 Dilengkapi Doa
-
Jadwal Buka Puasa Kota Lubuklinggau 4 April 2023 Dilengkapi Doa
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal
-
Kantor Gubernur Sumsel Disegel Simbolis, BEM Ancam Menginap jika Karhutla Tak Tertangani
-
Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?
-
WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik
-
Kembali Mahasiswa Demo Tuntut Herman Deru Mundur karena Gagal Atasi Karhutla